Jasa Raharja Sukoharjo Bersama Tim Pembina Samsat Gelar Monitoring dan Evaluasi Program Sengkuyung Mobile Berbasis Kewilayahan

Jasa Raharja Sukoharjo Bersama Tim Pembina Samsat Gelar Monitoring dan Evaluasi Program Sengkuyung Mobile Berbasis Kewilayahan

Sukoharjo – Dalam rangka memastikan efektivitas pelaksanaan Program Sengkuyung Mobile berbasis kewilayahan sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), Kepala Cabang Jasa Raharja Sukoharjo bersama Revenue Commander (RC) Samsat Sukoharjo, Tim Pembina Samsat Sukoharjo, serta Tim Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Sukoharjo melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Sengkuyung Mobile di Kecamatan Sukoharjo pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program di lapangan, memperkuat koordinasi antarpetugas, serta memastikan proses pendataan tunggakan pajak kendaraan bermotor berjalan secara optimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut dihadiri oleh Person in Charge (PIC) tingkat kecamatan, PIC desa, serta tiga orang petugas lapangan dari masing-masing desa yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Sengkuyung Mobile. Para petugas memiliki peran penting dalam melakukan pendataan kendaraan bermotor yang masih memiliki tunggakan pajak, memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiban administrasi kendaraan, serta melakukan validasi data secara langsung di wilayah masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh peserta memperoleh penyegaran materi mengenai petunjuk teknis pelaksanaan Program Sengkuyung Mobile, mekanisme pendataan piutang Pajak Kendaraan Bermotor, tata cara pelaporan hasil kegiatan, hingga optimalisasi pemanfaatan aplikasi pendukung yang digunakan selama proses pendataan di lapangan. Penyamaan persepsi ini dilakukan agar seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan menghasilkan data yang valid serta akurat.

Kepala Cabang Jasa Raharja Sukoharjo, Arvia Riza Yudhawan menyampaikan bahwa keberhasilan Program Sengkuyung Mobile sangat bergantung pada sinergi seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Tim Pembina Samsat, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga petugas lapangan. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu beradaptasi dengan sistem yang digunakan, responsif terhadap berbagai dinamika di lapangan, serta proaktif dalam melakukan validasi data kendaraan yang masih memiliki tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor sehingga potensi penerimaan daerah dapat terus dioptimalkan.

Selain membahas aspek teknis pelaksanaan program, forum monitoring dan evaluasi juga menjadi sarana diskusi untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petugas selama melakukan pendataan di lapangan. Berbagai masukan dan solusi disampaikan secara bersama-sama guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Sengkuyung Mobile, termasuk strategi pendekatan persuasif kepada masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya membayar PKB dan SWDKLLJ tepat waktu sebagai bentuk kepatuhan administrasi sekaligus kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Melalui sinergi yang kuat antara Jasa Raharja, Tim Pembina Samsat, BPKPAD Kabupaten Sukoharjo, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh petugas lapangan, diharapkan pelaksanaan Program Sengkuyung Mobile berbasis kewilayahan dapat berjalan semakin optimal. Program ini diharapkan mampu menekan angka tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor, meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan, serta mendukung optimalisasi penerimaan daerah demi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo.