Wisuda PPM School 2025: Wujudkan Kearifan Lokal Menuju Dampak Global

Wisuda PPM School 2025: Wujudkan Kearifan Lokal Menuju Dampak Global

Sekolah Tinggi Manajemen PPM (PPM School of Management) kembali menggelar wisuda tahun 2025 dengan tema “Local Wisdom to Global Impact: Leading with Purpose and Proven Practice.” Acara ini menjadi momentum penting dalam perjalanan panjang pendidikan manajemen di Indonesia.

Tahun ini, sebanyak 262 lulusan resmi diwisuda, terdiri dari 164 lulusan Pascasarjana, 74 Sarjana Manajemen, dan 24 Sarjana Akuntansi. Dari jumlah tersebut, 115 wisudawan meraih predikat Cum Laude berkat prestasi akademik gemilang.

Ketua Umum Pengurus Yayasan PPM Tjahjono Soerjodibroto menyampaikan bahwa keberhasilan akademik tidak lahir secara instan.

“Perjalanan akademik yang telah Anda lalui bukanlah hal mudah, tetapi buah perjuangan dan pengorbanan panjang,” ujar Tjahjono.
Ia juga menambahkan,
“Pengorbanan ini bukan hanya dari diri wisudawan, melainkan juga keluarga dan orang-orang terdekat yang mendukung. Renungkanlah, tanpa dukungan mereka, mungkin Anda tidak ikut di wisuda hari ini.”

Sementara itu, Ketua STM PPM Wendra mengajak para lulusan untuk memaknai simbol wisuda bukan hanya sebagai tanda kelulusan, melainkan simbol karakter dan kemanusiaan.

“Setiap simbol wisuda mencerminkan pengalaman, bakat, serta perspektif unik yang membentuk jati diri Anda,” kata Wendra.
Ia juga menegaskan pentingnya membawa nilai kemanusiaan ke dunia profesional.
“Rangkullah keberagaman, tumbuhkan pemahaman, dan ciptakan ruang di mana setiap suara dihargai.”

Kepala LLDIKTI Wilayah III, Henri Togar Hasiholan Tambunan, turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap kiprah PPM School.

“PPM School konsisten melahirkan lulusan unggul, berkarakter, dan relevan dengan kebutuhan dunia profesional,” ujarnya.
Menurutnya, tema wisuda kali ini mengandung pesan penting bahwa kearifan lokal dapat menjadi kekuatan untuk memberikan dampak global.
“Untuk memimpin dunia, seseorang harus berangkat dari jati diri dan praktik nyata yang terbukti,” tambahnya.

Acara wisuda yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, dihadiri oleh jajaran Yayasan PPM, pimpinan kampus, dosen, serta para orang tua. Suasana haru dan bangga menyelimuti para wisudawan yang merayakan keberhasilan akademik mereka.

Bagi PPM School of Management, kurikulum bukan sekadar kumpulan teori, tetapi menjadi jantung pendidikan yang menentukan arah dan kualitas belajar. Kurikulum dirancang agar lulusan mampu menerjemahkan pengetahuan menjadi tindakan nyata yang berdampak positif bagi masyarakat.

PPM School meyakini bahwa pendidikan manajemen sejati adalah pendidikan yang mengubah realitas sosial dan ekonomi. Mahasiswa dibimbing untuk menganalisis permasalahan nyata, menyusun solusi aplikatif, dan menguji dampaknya secara langsung di lapangan.

Dengan pendekatan kontekstual dan berbasis praktik, PPM School terus berkomitmen mencetak pemimpin tangguh, berintegritas, dan adaptif terhadap tantangan global. Lulusan PPM tidak hanya menjadi profesional cerdas, tetapi juga agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. Dikutip dari RRI.co.id