Tim Pembina Samsat Demak Sosialisasikan Aplikasi Sengkuyung Mobile di Kecamatan Sayung

Tim Pembina Samsat Demak Sosialisasikan Aplikasi Sengkuyung Mobile di Kecamatan Sayung

Demak – Tim Pembina Samsat Kabupaten Demak melaksanakan kegiatan Sosialisasi Aplikasi Sengkuyung Mobile di Kecamatan Sayung sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi pelayanan Samsat berbasis kewilayahan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), mengoptimalkan potensi penerimaan daerah, serta memperkuat sinergi antara Tim Pembina Samsat dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Demak. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2026 yang bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan Aplikasi Sengkuyung Mobile sebagai sarana pendataan, pemetaan, dan penanganan potensi tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor hingga tingkat desa, sehingga upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak dapat dilakukan secara lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh unsur Kecamatan Sayung, pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan implementasi Program Sengkuyung Mobile. Melalui forum tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai mekanisme penggunaan aplikasi, proses penginputan dan validasi data kendaraan bermotor, hingga langkah-langkah tindak lanjut terhadap kendaraan yang masih memiliki tunggakan pajak.

Dalam pemaparannya, Tim Pembina Samsat Demak menjelaskan bahwa Aplikasi Sengkuyung Mobile merupakan inovasi pelayanan berbasis digital yang dikembangkan untuk mendukung percepatan pendataan objek Pajak Kendaraan Bermotor secara akurat dan terintegrasi. Melalui pemanfaatan aplikasi ini, pemerintah desa dapat berperan aktif dalam melakukan identifikasi, verifikasi, serta pembaruan data kendaraan bermotor di wilayahnya masing-masing sehingga potensi tunggakan pajak dapat diketahui lebih dini dan ditindaklanjuti secara optimal.

Selain menjadi sarana pendataan, Aplikasi Sengkuyung Mobile juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor antara Tim Pembina Samsat, pemerintah daerah, aparat kewilayahan, hingga pemerintah desa. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan pelayanan perpajakan yang semakin modern, responsif, transparan, serta mudah dijangkau oleh masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Petugas Jasa Raharja Demak turut menyampaikan materi mengenai pentingnya Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses registrasi ulang kendaraan bermotor. Dijelaskan bahwa SWDKLLJ merupakan dana yang dihimpun bersamaan dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan dikelola oleh Jasa Raharja untuk memberikan perlindungan dasar berupa santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas jalan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964.

Petugas Jasa Raharja juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing dengan menyampaikan pentingnya memenuhi kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ secara tepat waktu kepada masyarakat. Selain berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik, kepatuhan dalam membayar SWDKLLJ juga menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjamin tersedianya perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Tim Pembina Samsat Kabupaten Demak berharap implementasi Aplikasi Sengkuyung Mobile dapat berjalan semakin optimal hingga ke tingkat desa. Dengan sinergi yang kuat antara Tim Pembina Samsat, Jasa Raharja, Kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa, diharapkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar PKB dan SWDKLLJ terus meningkat, potensi tunggakan kendaraan bermotor dapat diminimalkan, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat tercapai guna mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Demak.