Pekalongan – Jasa Raharja Cabang Pekalongan terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2026 yang bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus membahas berbagai pendekatan dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas melalui edukasi, pemanfaatan teknologi, dan kemitraan dengan masyarakat.
Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Polri dalam Mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) Berbasis Edukasi, Teknologi dan Kemitraan Masyarakat” yang berlangsung di Aula Polres Pekalongan. Forum tersebut menjadi ruang bersama bagi para pemangku kepentingan untuk bertukar pandangan, menyamakan pemahaman, serta mengidentifikasi langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan keselamatan lalu lintas.
Kamseltibcarlantas merupakan upaya yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena keselamatan di jalan tidak hanya berkaitan dengan penegakan aturan, tetapi juga dipengaruhi oleh perilaku pengguna jalan, kondisi lingkungan, ketersediaan informasi, serta dukungan sistem transportasi. Karena itu, kolaborasi antara Kepolisian, pemerintah, Jasa Raharja, dan unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem keselamatan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, pendekatan edukasi menjadi salah satu aspek penting yang perlu terus diperkuat. Edukasi keselamatan berlalu lintas diharapkan mampu membentuk pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mematuhi peraturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga kondisi kendaraan, serta meningkatkan kewaspadaan ketika berada di jalan. Upaya tersebut menjadi langkah preventif untuk menekan risiko kecelakaan sekaligus membangun perilaku berlalu lintas yang lebih disiplin.
Jasa Raharja turut mendukung penguatan pendekatan tersebut melalui perannya dalam memberikan edukasi dan perlindungan dasar kepada masyarakat. Sebagai bagian dari ekosistem keselamatan transportasi, Jasa Raharja tidak hanya hadir dalam memberikan pelayanan kepada korban kecelakaan, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keselamatan lalu lintas.
Dalam konteks perlindungan masyarakat, Jasa Raharja juga terus memperkuat pemahaman mengenai Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). SWDKLLJ merupakan salah satu bentuk kontribusi wajib yang mendukung penyelenggaraan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
SWDKLLJ memiliki landasan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Melalui edukasi mengenai SWDKLLJ, masyarakat diharapkan semakin memahami peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas jalan serta pentingnya sistem perlindungan yang berjalan seiring dengan upaya pencegahan kecelakaan.
Selain edukasi, pemanfaatan teknologi menjadi bagian yang semakin penting dalam mendukung pengelolaan lalu lintas. Teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pemantauan kondisi lalu lintas, mendukung pengelolaan informasi, serta mempercepat penyampaian pesan kepada masyarakat. Penguatan teknologi yang dibarengi dengan koordinasi antarlembaga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas berbagai upaya keselamatan.
Sementara itu, kemitraan dengan masyarakat menjadi fondasi penting agar program keselamatan tidak hanya berjalan melalui institusi pemerintah, tetapi juga mendapatkan dukungan dari masyarakat sebagai pengguna jalan. Keterlibatan masyarakat dapat diwujudkan melalui kepatuhan terhadap aturan, partisipasi dalam edukasi keselamatan, serta kepedulian untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman bagi seluruh pengguna jalan.
Bagi Jasa Raharja, forum FGD tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dengan Polri dan pemangku kepentingan lainnya dalam menyatukan langkah antara aspek pelayanan, perlindungan, dan pencegahan. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat menghasilkan pendekatan keselamatan yang tidak hanya responsif ketika kecelakaan terjadi, tetapi juga semakin kuat dalam mencegah risiko kecelakaan sejak awal.
Melalui keterlibatan dalam FGD tersebut, Jasa Raharja Cabang Pekalongan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya peningkatan keselamatan transportasi di wilayah Pekalongan dan sekitarnya. Kolaborasi yang diperkuat melalui edukasi, pemanfaatan teknologi, dan kemitraan masyarakat diharapkan mampu mendorong terbentuknya budaya berlalu lintas yang semakin tertib, disiplin, aman, dan berkeselamatan.
