IHSG Awali Perdagangan dengan Pelemahan ke Posisi 6.185

IHSG Awali Perdagangan dengan Pelemahan ke Posisi 6.185

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan ini di zona merah. Pada pembukaan perdagangan Senin, 27 Juli 2026, IHSG melemah 10,63 poin atau 0,17 persen ke posisi 6.185,80, mencerminkan masih tingginya kehati-hatian pelaku pasar terhadap sentimen global dan regional.

Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga terkoreksi 2,07 poin atau 0,34 persen ke level 612,72 pada awal perdagangan.

Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.30 WIB, tekanan jual semakin meningkat sehingga IHSG turun 25,283 poin atau 0,41 persen ke level 6.171,147. Sepanjang sesi perdagangan pagi, indeks bergerak pada rentang tertinggi 6.213 dan terendah 6.144.

Mayoritas Saham Melemah

Pergerakan pasar menunjukkan dominasi saham yang berada di zona merah. Sebanyak 197 saham mencatatkan penguatan, sementara 358 saham mengalami pelemahan dan 176 saham diperdagangkan stagnan.

Aktivitas perdagangan juga terpantau cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp3,302 triliun. Sebanyak 7,368 miliar saham berpindah tangan, sedangkan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.856,563 triliun.

Samuel Sekuritas Proyeksikan IHSG Sideways

Dalam riset hariannya, Samuel Sekuritas menyebut sentimen pasar global masih cenderung beragam. Bursa saham Amerika Serikat pada Jumat, 24 Juli 2026, ditutup bervariasi, dengan indeks Dow Jones menguat 0,46 persen, S&P 500 naik tipis 0,05 persen, sementara Nasdaq terkoreksi 0,64 persen akibat tekanan dari meningkatnya ketegangan di Iran dan aksi jual saham sektor chip.

Di kawasan Asia, mayoritas indeks saham juga berakhir di zona merah pada perdagangan sebelumnya. Indeks Hang Seng melemah 0,98 persen, Nikkei turun 2,73 persen, dan Shanghai terkoreksi 1,61 persen. Sementara itu, IHSG pada akhir pekan lalu ditutup melemah 1,88 persen ke level 6.196,43 dengan investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp1,35 triliun.

Memasuki perdagangan Senin pagi, indeks Kospi dibuka turun 0,17 persen, sedangkan Nikkei menguat tipis 0,20 persen.

Melihat kondisi tersebut, Samuel Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini masih akan cenderung bergerak sideways di tengah sentimen pasar regional yang beragam serta fluktuasi harga komoditas.

“Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways di tengah sentimen yang mixed dari pasar regional dan harga komoditas,” tulis analis Samuel Sekuritas dalam riset hariannya.