Petugas Samsat Ciawi Tasikmalaya Laksanakan Penelusuran Kendaraan Menunggak PKB dan SWDKLLJ Melalui Aplikasi Panah Pasopati

Petugas Samsat Ciawi Tasikmalaya Laksanakan Penelusuran Kendaraan Menunggak PKB dan SWDKLLJ Melalui Aplikasi Panah Pasopati

Tasikmalaya – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor serta mengoptimalkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), Petugas Samsat Ciawi Tasikmalaya secara mandiri melaksanakan kegiatan penelusuran kendaraan bermotor yang menunggak PKB dan SWDKLLJ pada Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan memanfaatkan Aplikasi Panah Pasopati sebagai sarana pendukung dalam proses identifikasi dan penelusuran data kendaraan.

Kegiatan penelusuran ini merupakan bagian dari upaya proaktif Samsat Ciawi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendorong kesadaran wajib pajak untuk memenuhi kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ tepat waktu. Melalui pemanfaatan teknologi informasi, petugas dapat melakukan pemetaan terhadap kendaraan yang memiliki tunggakan serta menyusun langkah tindak lanjut secara lebih efektif dan terarah.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan verifikasi terhadap data kendaraan yang tercatat memiliki tunggakan, kemudian menelusuri keberadaan kendaraan sesuai dengan informasi yang tersedia pada aplikasi. Hasil penelusuran menjadi dasar dalam pelaksanaan edukasi dan penyampaian informasi kepada pemilik kendaraan mengenai pentingnya segera melakukan pelunasan kewajiban administrasi.

Selain melakukan penelusuran, petugas juga memberikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat mengenai manfaat pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Pembayaran PKB merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik, sedangkan SWDKLLJ merupakan bentuk perlindungan dasar yang dikelola oleh PT Jasa Raharja bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai risiko keterlambatan pembayaran, baik dari sisi administrasi maupun dampaknya terhadap tertib administrasi kendaraan bermotor. Oleh karena itu, kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ diharapkan dapat terus meningkat sehingga tercipta budaya tertib administrasi di tengah masyarakat.

Pemanfaatan Aplikasi Panah Pasopati menjadi salah satu inovasi dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas petugas Samsat di lapangan. Dengan sistem yang terintegrasi, proses identifikasi kendaraan menunggak dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran sehingga mendukung upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak.

Petugas Samsat Ciawi Sdr. Ahmad Fauzan menyampaikan bahwa kegiatan penelusuran akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan pelayanan publik serta mengoptimalkan penerimaan daerah dan perlindungan bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan penelusuran ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memenuhi kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ tepat waktu. Kepatuhan masyarakat tidak hanya mendukung tertib administrasi kendaraan bermotor, tetapi juga memberikan manfaat bagi pembangunan daerah serta keberlangsungan program perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.”Ke depan, Samsat Ciawi akan terus mengedepankan pendekatan persuasif, edukatif, dan berbasis teknologi dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat. Sinergi antara instansi yang tergabung dalam Samsat diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang semakin optimal, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.