Subang — PT Jasa Raharja Cabang Purwakarta yang membawahi wilayah kerja Kabupaten Subang, berkomitmen penuh dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui program pencegahan yang masif. Salah satu langkah preventif nyata yang dilakukan adalah menggelar Safety Campaign berupa pemasangan spanduk imbauan keselamatan berkendara di sejumlah titik rawan kecelakaan (daerah rawan laka) di wilayah Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Agung Andriayana petugas Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) Subang ini menyasar jalur pantura Ciasem yang dikenal memiliki mobilitas kendaraan sangat tinggi. Pemasangan spanduk imbauan tersebut bertujuan memberikan pengingat visual secara langsung kepada para pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan menurunkan kecepatan saat melintasi jalur tengkorak.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Purwakarta menyampaikan bahwa keselamatan para pengguna jalan merupakan prioritas utama bagi Jasa Raharja. Melalui kampanye keselamatan ini, perusahaan berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas demi menekan fatalitas korban kecelakaan di jalan raya.
“Pemasangan spanduk edukatif ini diletakkan pada titik-titik strategis yang berdasarkan data evaluasi sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Kami ingin pengendara yang melintas di Kecamatan Ciasem lebih berhati-hati, menjaga jarak aman, dan ingat bahwa ada keluarga yang menanti mereka di rumah,” ujar Kepala Jasa Raharja Cabang Purwakarta dalam keterangan tertulisnya.
Pesan-pesan yang termuat dalam spanduk imbauan tersebut meliputi ajakan untuk mengurangi kecepatan di daerah rawan, penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm SNI bagi pengendara roda dua, hingga imbauan untuk tidak memaksakan berkendara saat kondisi fisik sedang mengantuk atau lelah.Jasa Raharja Cabang Purwakarta akan terus bersinergi secara berkelanjutan dengan stakeholder terkait, khususnya Satlantas Polres Subang, guna menciptakan ekosistem transportasi jalan raya yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
