Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali menguat pada pekan depan seiring membaiknya fundamental ekonomi nasional. Menurutnya, pergerakan IHSG memiliki peluang besar untuk melesat setelah sempat berada di kisaran level 5.900 pada perdagangan akhir pekan ini.
Purbaya menyampaikan keyakinannya terhadap prospek pasar saham Indonesia saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (23/5/2026). Ia menilai tekanan yang sempat terjadi di pasar saham hanya bersifat sementara dan rebound IHSG tinggal menunggu waktu.
“Saya pikir sih, kalau lihat dari teknikalnya sih, minggu depan sudah lari kencang,” ujar Purbaya.
Ia meminta pelaku pasar tidak perlu khawatir terhadap kondisi pasar saham saat ini karena pemerintah akan terus menjaga stabilitas dan memperkuat perekonomian nasional. Menurut dia, fundamental ekonomi Indonesia hingga kini masih berada dalam kondisi yang baik dan solid.
Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa pergerakan saham pada akhirnya akan mengikuti kondisi fundamental perusahaan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Jika perekonomian membaik, maka profitabilitas perusahaan juga akan meningkat sehingga harga saham berpotensi ikut menguat.
“Kalau ekonominya bagus, profitability juga meningkat. Jadi harusnya sih, enggak mungkin kalau perusahaannya untung, sahamnya jatuh,” katanya.
Ia juga menilai sejumlah saham saat ini berada pada level undervalued sehingga menjadi peluang menarik bagi investor untuk melakukan akumulasi pembelian di tengah potensi rebound pasar.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Jumat sore ditutup menguat 67,11 poin atau 1,10 persen ke level 6.162,05. Adapun indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut naik 4,04 poin atau 0,66 persen ke posisi 620,44.
Penguatan IHSG ditopang oleh rebound saham-saham sektor energi dan basic materials atau barang baku yang kembali bergerak di zona hijau. Padahal sebelumnya, IHSG sempat melemah hingga menyentuh level 5.966,86 sebelum akhirnya berbalik menguat pada penutupan perdagangan.
Dengan dukungan fundamental ekonomi yang dinilai tetap solid, optimisme terhadap penguatan IHSG pada pekan depan pun semakin meningkat di kalangan pelaku pasar.
