Bengkulu — Jasa Raharja Bengkulu melaksanakan survei tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus kunjungan kepada ahli waris korban kecelakaan lalu lintas atas nama Zulni Rahmawati, yang mengalami kecelakaan lalu lintas pada Minggu, 23 Agustus 2026, survey TKP dan Ahli waris dilaksanakan pada (24/08/26)
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 WIB di Jalan Desa Suka Merindu, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan melibatkan dua sepeda motor yang bertabrakan secara berhadapan.
Dalam peristiwa tersebut, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Zulni Rahmawati berboncengan dengan Zawira Heri melaju dari arah Bengkulu menuju Manna. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi yang dikendarai Aldiza dari arah berlawanan.
Akibat kecelakaan tersebut, Zulni Rahmawati, perempuan berusia 29 tahun, meninggal dunia, sedangkan Zawira Heri mengalami luka dan mendapatkan penanganan medis.
Setelah menerima laporan kecelakaan pada Senin, 24 Agustus 2026, Jasa Raharja segera melakukan tindak lanjut melalui survei dan verifikasi lapangan. Selain meninjau kondisi serta memastikan informasi terkait kejadian, petugas juga melakukan kunjungan kepada keluarga atau ahli waris korban yang berdomisili di Kota Bengkulu.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Jasa Raharja dalam memastikan hak korban dan ahli waris dapat diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Petugas turut melakukan pendataan dan verifikasi dokumen yang diperlukan guna mendukung kelancaran proses pelayanan santunan.
Jasa Raharja menyampaikan turut berduka cita atas musibah yang dialami keluarga korban. Melalui pelayanan yang cepat dan tepat, Jasa Raharja berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari.
