Bursa Saham Dibuka Merah, IHSG Turun ke 6.112

Bursa Saham Dibuka Merah, IHSG Turun ke 6.112

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat pagi, 29 Mei 2026, bergerak menguat setelah sempat dibuka di zona merah. Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.20 WIB, IHSG naik sebesar 60,871 poin atau 0,99 persen ke level 6.191,061.

Sebelumnya, IHSG dibuka melemah di posisi 6.112,770. Namun, sentimen positif dari pasar global dan regional berhasil mendorong indeks kembali ke zona hijau. Pada perdagangan pagi ini, IHSG tercatat bergerak di level tertinggi 6.191 dan terendah 6.111.

Penguatan IHSG turut ditopang oleh mayoritas saham yang bergerak naik. Sebanyak 282 saham tercatat menguat, sementara 275 saham melemah dan 178 saham lainnya stagnan.

Nilai transaksi pada perdagangan pagi mencapai Rp5,609 triliun dengan volume perdagangan sebesar 8,807 miliar saham. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp10.822,317 triliun.

Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan bahwa pasar saham Amerika Serikat ditutup menguat pada Kamis, 28 Mei 2026. Indeks Dow Jones naik 0,05 persen, S&P 500 menguat 0,58 persen, dan Nasdaq melonjak 0,91 persen.

Penguatan Wall Street didorong oleh kembali solidnya saham-saham teknologi serta laporan terkait perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang membantu meredakan kekhawatiran geopolitik global dan meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko.

Di kawasan Asia, mayoritas indeks saham pada Kamis, 28 Mei 2026, ditutup melemah. Indeks Hang Seng turun 1,27 persen, Nikkei melemah 0,47 persen, sedangkan Shanghai Composite masih mampu menguat 0,12 persen.

Sebelumnya, pada perdagangan Selasa, 26 Mei 2026, IHSG terkoreksi 1,23 persen ke level 6.130,19 dengan aksi jual bersih investor asing atau foreign net sell mencapai Rp1,59 triliun.

Meski demikian, perdagangan regional pada Jumat pagi menunjukkan sentimen yang lebih positif. Indeks Kospi tercatat menguat 2,60 persen dan Nikkei dibuka naik 1,82 persen.

Analis Samuel Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan sepanjang perdagangan hari ini seiring dukungan sentimen positif dari pasar global dan regional.