Arsenal harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Wolves di Stadion Molineux, Kamis 19 Februari 2026. Sempat unggul dua gol, The Gunners gagal mempertahankan keunggulan dan harus menerima hasil yang terasa seperti kekalahan.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengaku sangat kecewa, terutama dengan performa timnya di babak kedua. Ia menilai para pemain gagal menjaga standar permainan yang seharusnya ditampilkan tim yang sedang bersaing di papan atas.
“Kami harus menelan rasa frustrasi ini dan maju secepat mungkin,” ujar Arteta.
Evaluasi Keras untuk Babak Kedua
Arteta menegaskan bahwa gol kedua tidak membuat Arsenal mampu mengontrol jalannya laga. Sebaliknya, pertandingan menjadi terlalu terbuka dan memberi ruang bagi Wolves untuk bangkit.
Menurutnya, dua gol yang bersarang ke gawang Arsenal terjadi tanpa tekanan besar atau situasi berbahaya yang konsisten dari lawan. Hal itu membuatnya semakin kecewa karena kesalahan dianggap bisa dihindari.
“Pukulan apa pun terimalah, karena kami tidak melakukan yang seharusnya,” tegasnya.
Meski memberikan pujian kepada Wolves, Arteta menilai timnya sendiri memainkan peran besar dalam terciptanya hasil imbang tersebut akibat kesalahan mendasar yang berulang.
Fokus Derby London Utara
Arteta meminta para pemain segera bangkit karena laga besar sudah menanti. Arsenal akan menghadapi derby London utara pada akhir pekan.
“Cara membuktikan diri adalah di lapangan pada hari Minggu dalam derby London utara. Bicara di sini sederhana, yang terpenting menunjukkan di lapangan,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa tekanan untuk terus menang bukan hal baru bagi timnya, terutama saat berada di puncak klasemen.
Dengan hasil ini, Arsenal harus melakukan evaluasi cepat jika tak ingin kehilangan momentum dalam perburuan gelar musim ini.
