Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Kebumen kembali memperkuat koordinasi lintas sektor dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Kebumen.
Rapat koordinasi FLLAJ tersebut dilaksanakan pada Selasa (18/08/2026) di Kantor Satlantas Polres Kebumen dan dihadiri oleh jajaran PT Jasa Raharja Cabang Magelang, Kecamatan Kebumen, Dinas Perhubungan Kebumen, serta Satlantas Polres Kebumen.
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi para pemangku kepentingan untuk mengevaluasi kondisi lalu lintas sekaligus membahas berbagai langkah strategis yang dapat dilakukan secara bersama guna menciptakan sistem transportasi yang lebih aman bagi masyarakat.
Dalam forum tersebut, pembahasan diarahkan pada upaya penguatan kolaborasi dalam penanganan keselamatan lalu lintas, termasuk pemetaan permasalahan dan potensi lokasi rawan kecelakaan, peningkatan edukasi kepada masyarakat, serta penguatan langkah preventif untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Peran masing-masing instansi juga menjadi bagian penting dalam pembahasan. Jasa Raharja berkomitmen mendukung upaya keselamatan melalui pemanfaatan data kecelakaan dan korban sebagai salah satu dasar dalam menentukan langkah pencegahan. Sementara itu, Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Sukoharjo memiliki peran strategis dalam aspek rekayasa lalu lintas, pengawasan, penegakan hukum, serta edukasi kepada pengguna jalan.Tak lupa juga peran dari pihak Kecamatan sebagai pemangku wilayah yang bertanggungjawab kepada Masyarakat di lingkungannya.
“Keselamatan lalu lintas tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi dan koordinasi yang berkelanjutan agar setiap langkah yang dilakukan benar-benar berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” ujar perwakilan PT Jasa Raharja Cabang Magelang.
Melalui forum FLLAJ, sinergi antarpemangku kepentingan diharapkan tidak berhenti pada koordinasi, tetapi dapat menghasilkan tindak lanjut yang konkret dan terukur. Terlebih, data kecelakaan lalu lintas dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan intervensi yang tepat di wilayah-wilayah yang memiliki risiko kecelakaan tinggi.
Selain aspek penanganan pascakecelakaan, forum juga menekankan pentingnya memperkuat pendekatan preventif. Edukasi keselamatan kepada masyarakat, peningkatan kesadaran pengguna jalan, serta perbaikan aspek prasarana dan manajemen lalu lintas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menekan angka kecelakaan.
