Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan strategis masih berada pada level yang relatif tinggi, terutama cabai rawit merah yang mencapai Rp70.400 per kilogram (kg).
Berdasarkan data PIHPS yang dirilis pada Kamis, 25 Juni 2026, harga telur ayam ras tercatat sebesar Rp29.750 per kg di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Untuk kelompok bumbu dapur, harga bawang merah berada di level Rp51.350 per kg, sedangkan bawang putih dijual Rp43.450 per kg.
Sementara itu, harga beras relatif stabil. Beras kualitas bawah I dipatok Rp14.650 per kg dan beras kualitas bawah II sebesar Rp14.600 per kg. Adapun beras kualitas medium I tercatat Rp16.300 per kg dan medium II Rp16.100 per kg.
Pada kategori beras premium, beras kualitas super I dijual Rp17.600 per kg, sedangkan kualitas super II berada di level Rp17.100 per kg.
Untuk komoditas hortikultura lainnya, harga cabai merah besar mencapai Rp54.300 per kg, cabai merah keriting Rp53.600 per kg, dan cabai rawit hijau sebesar Rp52.550 per kg.
Di sektor protein hewani, harga daging ayam ras segar tercatat Rp37.150 per kg. Sementara itu, daging sapi kualitas I dijual Rp149.450 per kg dan daging sapi kualitas II sebesar Rp140.900 per kg.
Komoditas gula juga relatif stabil. Harga gula pasir kualitas premium berada di level Rp20.300 per kg, sedangkan gula pasir lokal diperdagangkan Rp19.100 per kg.
Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat Rp20.700 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp24.200 per liter dan kemasan bermerek II sebesar Rp23.350 per liter.
Data tersebut menunjukkan sejumlah komoditas pangan utama masih berada pada level harga yang cukup tinggi, terutama cabai rawit merah dan daging sapi. Pemerintah dan otoritas terkait terus memantau perkembangan harga guna menjaga stabilitas pasokan dan mengendalikan inflasi pangan di berbagai daerah.
