Sukoharjo – Upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat terus digencarkan oleh Tim Pembina Samsat di wilayah eks-Karisidenan Surakarta. Sepanjang kegiatan Car Free Day (CFD) yang berlangsung di Kabupaten Sukoharjo, Karanganyar, dan Wonogiri, Minggu (7/6/2026), layanan Samsat Keliling (Samling) berhasil menarik antusiasme tinggi dari masyarakat.
Tidak sekadar berolahraga atau beraktivitas santai bersama keluarga, masyarakat di lokasi CFD kini dapat menunaikan kewajiban perpajakan kendaraan bermotor mereka dengan lebih praktis. Kehadiran layanan jemput bola ini menjadi solusi bagi warga yang ingin melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tanpa harus mengantre di kantor Samsat.
Kepala Cabang Jasa Raharja Sukoharjo, Arvian Riza Yudhawan, menegaskan bahwa kehadiran petugas di tengah masyarakat bukan hanya soal kemudahan transaksi, tetapi juga sebagai sarana edukasi penting mengenai perlindungan dasar bagi pengguna jalan.
“Kami terus mengedukasi masyarakat bahwa pembayaran SWDKLLJ yang terintegrasi dengan pajak kendaraan bukan sekadar kewajiban administratif. Ini adalah bentuk perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Dana yang dihimpun ini nantinya dikelola untuk memberikan santunan kepada korban kecelakaan sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan,” ujarnya.
Respons masyarakat terhadap layanan ini cukup impresif. Data mencatat, sebanyak 429 Wajib Pajak memanfaatkan layanan Samling di lokasi CFD tersebut.
Selain melayani pembayaran, petugas Jasa Raharja juga aktif menyosialisasikan manfaat asuransi melalui pembagian selebaran kepada pengunjung CFD. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran wajib pajak akan pentingnya tertib administrasi sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.
“Sinergi antara Jasa Raharja, Tim Pembina Samsat, dan pemerintah daerah ini akan terus kami perkuat. Kami berkomitmen untuk selalu hadir memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan dekat, demi meningkatkan kepatuhan pajak sekaligus memastikan masyarakat terlindungi oleh jaminan keselamatan yang memadai,” pungkasnya.
