Bandung — PT Jasa Raharja turut mendukung penguatan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui kegiatan “Diseminasi Model Integrasi Pendidikan Lalu Lintas pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Tingkat Dasar dan Menengah Tahun Ajaran 2026” yang dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026 di Hotel Aryaduta Bandung.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor antara Korlantas Polri, Kementerian/Lembaga terkait, Pemerintah Daerah, serta PT Jasa Raharja dalam mendorong implementasi pendidikan lalu lintas di lingkungan sekolah sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan keselamatan berlalu lintas.
Acara dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Ditkamsel Korlantas Polri, Dirlantas Polda Jawa Barat, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kemendikdasmen RI, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, akademisi, para guru tingkat SD hingga SMA, serta PT Jasa Raharja.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Operasional PT Jasa Raharja yang diwakili Kepala Divisi Pelayanan PT Jasa Raharja, Hervanka Tri Dianto, ST., MM., menyampaikan bahwa pendidikan keselamatan berlalu lintas perlu ditanamkan sejak dini agar mampu membentuk generasi yang sadar hukum dan memiliki budaya tertib berlalu lintas.
Jasa Raharja mendukung penuh integrasi pendidikan lalu lintas di lingkungan sekolah sebagai langkah preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Edukasi keselamatan harus menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diseminasi meliputi penyampaian materi dari para narasumber, diskusi panel, penyematan pin pelopor keselamatan berlalu lintas, hingga penyerahan buku pendidikan lalu lintas.
Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Barat bersama Dirlantas Polda Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat juga menandatangani komitmen Bersama terkait implementasi pendidikan lalu lintas di seluruh sekolah di wilayah Jawa Barat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia sekolah, sekaligus menciptakan generasi pelopor keselamatan yang memiliki kesadaran hukum, disiplin, dan tanggung jawab dalam berlalu lintas.
