Grobogan – Sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat, Jasa Raharja Kabupaten Grobogan menyelenggarakan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di SMKN 1 Purwodadi, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali warga sekolah dengan kesiapsiagaan dalam menangani situasi darurat di jalan raya.
Pemilihan lokasi di SMKN 1 Purwodadi dinilai sangat strategis mengingat posisi sekolah yang berada tepat di samping jalan raya lintas Purwodadi-Solo. Jalur tersebut dikenal memiliki intensitas lalu lintas yang cukup tinggi, sehingga risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas memerlukan perhatian khusus dari berbagai pihak.
Kegiatan ini menghadirkan panel narasumber kompeten dari berbagai sektor. Materi teknis PPGD disampaikan oleh dr. Agus Budi Sarjono, M.M., dan Ns. Daru Puji Hidayat, S.Kep., dari Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan. Para siswa diajarkan teori dan praktik penanganan korban agar tidak terjadi kesalahan prosedur saat memberikan pertolongan di lokasi kejadian.
Dari sisi penegakan hukum, Aipda Anjar dan Aipda Sugondo dari Satlantas Polres Grobogan memaparkan materi mengenai etika dan keselamatan berlalu lintas. Sementara itu, Jasa Raharja Grobogan, Arief Eka Setiawan dan Listyadi Yusuf Nugroho, memberikan edukasi mengenai hak santunan bagi korban kecelakaan serta kewajiban masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan SWDKLLJ.
Inisiatif ini merupakan bagian dari pilar keselamatan lalu lintas nasional. Jasa Raharja menegaskan bahwa peran instansi tidak hanya sebatas memberikan santunan pascakecelakaan, tetapi juga berkomitmen aktif dalam upaya pencegahan guna menekan angka fatalitas korban.
Sebagai pengemban amanat Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964, Jasa Raharja Kabupaten Grobogan memposisikan diri sebagai perpanjangan tangan negara.
“Kami memastikan bahwa setiap warga negara yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas mendapatkan perlindungan dasar berupa santunan yang diproses secara cepat dan tepat. Namun, lebih dari itu, kami ingin masyarakat memiliki kompetensi dasar untuk menyelamatkan nyawa di menit-menit awal terjadinya kecelakaan,” ujar perwakilan Jasa Raharja dalam kegiatan tersebut.
Melalui kolaborasi antara Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, dan Kepolisian, diharapkan para siswa dan staf pengajar SMKN 1 Purwodadi mampu menjadi agen keselamatan di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Dengan kompetensi dasar PPGD, warga sekolah diharapkan mampu memberikan bantuan awal yang tepat sebelum bantuan medis profesional tiba, sehingga potensi fatalitas pada korban kecelakaan dapat diminimalisir.
