Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan Ketua Majelis Nasional Republik Korea, Woo Won-Shik, di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2025). Dalam pertemuan bilateral tersebut, Puan membahas sejumlah isu strategis, salah satunya terkait perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Korea Selatan.
Woo Won-Shik beserta rombongan tiba di Gedung DPR sekitar pukul 11.00 WIB dan disambut langsung oleh Puan Maharani. Ketua DPR RI didampingi Wakil Ketua Komisi XI DPR Dolfie Othniel Frederic Palit, Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris, Anggota Komisi XII DPR Shanty Alda Nathalia, serta sejumlah anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI.
Setibanya di Gedung Nusantara I, Woo Won-Shik menandatangani buku tamu sebelum mengikuti pertemuan bilateral yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Puan menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan mengingat kembali pertemuan terakhir mereka pada Forum Konsultasi Ketua Parlemen MIKTA di Seoul.
Dalam pembahasan, Puan secara khusus menyinggung isu pekerja migran Indonesia di Korea Selatan. Ia menyampaikan terima kasih atas terbukanya peluang kerja bagi puluhan ribu PMI di berbagai sektor di negeri ginseng tersebut.
Menurut Puan, DPR RI bersama pemerintah menempatkan perlindungan PMI sebagai perhatian utama, mulai dari peningkatan pelatihan pra-keberangkatan, pengawasan kondisi kerja, hingga penegakan hukum jika terjadi pelanggaran.
Puan juga mengapresiasi langkah Korea Selatan dalam memperbaiki regulasi ketenagakerjaan bagi pekerja asing serta kerja sama erat dengan perwakilan Indonesia di Seoul guna memastikan PMI dapat bekerja secara aman, bermartabat, dan memperoleh hak-haknya secara penuh.
Selain isu ketenagakerjaan, Puan menegaskan hubungan bilateral Indonesia–Korea Selatan yang telah terjalin selama 53 tahun kini berkembang sebagai kemitraan strategis khusus. Menurutnya, kerja sama kedua negara tidak hanya didorong kepentingan pragmatis, tetapi juga kesamaan nilai seperti demokrasi, supremasi hukum, dan penghormatan terhadap HAM.
Puan menilai peran Korea Selatan sebagai mitra penting ASEAN turut mendukung stabilitas kawasan dan visi ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. DPR RI, lanjutnya, berkomitmen memperkuat kerja sama antar-parlemen melalui AIPA dan forum parlemen internasional lainnya.
Dalam bidang ekonomi, Puan menyoroti peran Korea Selatan sebagai salah satu investor besar di Indonesia dalam satu dekade terakhir. Ia berharap investasi Korea terus meningkat dan semakin berkualitas, terutama dalam penciptaan nilai tambah, alih teknologi, energi terbarukan, ekonomi digital, hingga pengembangan kawasan industri, termasuk di Ibu Kota Nusantara.
Sementara itu, Ketua Majelis Nasional Republik Korea Woo Won-Shik menyatakan komitmen negaranya untuk terus berinvestasi di Indonesia serta mendukung pembangunan nasional guna mewujudkan target Indonesia Emas 2045.
Dikutip dari metrotvnews.com
