SURAKARTA – Menyongsong arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 H, seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) keselamatan transportasi di Kota Surakarta bergerak cepat. Melalui pertemuan Forum Lalu Lintas yang digelar di Polresta Surakarta pada Rabu, 4 Februari 2026, disepakati komitmen bersama untuk mewujudkan mudik yang aman, tertib, dan nyaman.
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran Kepolisian, Jasa Raharja, Pemerintah Daerah, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya. Fokus utama pembahasan adalah memetakan tantangan transportasi selama periode Lebaran, mulai dari skema rekayasa lalu lintas hingga optimalisasi sarana prasarana jalan di titik-titik krusial.
Sebagai langkah konkret, forum telah menyepakati sejumlah action plan terpadu, di antaranya, Peningkatan pengawasan di titik rawan kecelakaan (blackspot) dan kemacetan. Optimalisasi Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan (Posyan & Pospam). Kesiapsiagaan penanganan korban kecelakaan agar mendapatkan pelayanan cepat dan tepat.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Jasa Raharja Cabang Surakarta, Gunawan, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi ini untuk memastikan hak-hak masyarakat terlindungi selama masa mudik.
“Sinergi antarinstansi adalah kunci utama. Jasa Raharja berkomitmen penuh untuk hadir dalam setiap lini pelayanan, baik dalam upaya pencegahan melalui sosialisasi maupun dalam kepastian jaminan perlindungan bagi pengguna jalan sesuai amanat undang-undang,” ujar Gunawan.
Salah satu poin penting yang disepakati adalah pelaksanaan Safety Campaign secara masif sebagai upaya preventif. Sosialisasi keselamatan berkendara ini tidak hanya dilakukan di jalan raya, tetapi akan menyasar lingkungan sekolah, kantor kelurahan, hingga kecamatan di seluruh wilayah Surakarta.
Langkah ini diambil untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini dan meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat agar lebih waspada saat melakukan perjalanan jauh.
Melalui koordinasi yang solid dalam Forum Lalu Lintas ini, diharapkan angka kecelakaan dan fatalitas korban di Kota Surakarta selama periode Lebaran 2026 dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan penuh kegembiraan dan keselamatan.
