Sinergi Sambut Mudik 2026: Jasa Raharja dan Dishub Indramayu Gelar FLLAJ Bahas Kesiapan Infrastruktur Jalan

Sinergi Sambut Mudik 2026: Jasa Raharja dan Dishub Indramayu Gelar FLLAJ Bahas Kesiapan Infrastruktur Jalan

Indramayu – Memasuki fase persiapan jelang periode mudik Lebaran 2026, PT Jasa Raharja Cabang Indramayu proaktif melakukan koordinasi lintas sektoral melalui Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ). Pertemuan strategis ini dilaksanakan di Ruang Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik yang akan melintasi wilayah Indramayu.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Indramayu, Afriyanti, diterima langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Ali Fikri, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan, Andri Sigit Supriatna.

Pertemuan ini menjadi wadah krusial untuk menyelaraskan persepsi dan langkah taktis antara penyedia jaminan perlindungan dasar kecelakaan penumpang dengan otoritas pengelola transportasi daerah.

Pembahasan utama dalam FLLAJ kali ini menitikberatkan pada kesiapan sarana dan prasarana lalu lintas. Mengingat volume kendaraan yang diprediksi akan meningkat signifikan pada arus mudik mendatang, kelengkapan rambu-rambu, marka jalan, hingga penerangan jalan umum menjadi prioritas evaluasi.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh sarana lalu lintas siap menyangga pergerakan masyarakat. Koordinasi ini adalah langkah mitigasi dini untuk meminimalisir risiko kecelakaan menonjol selama masa angkutan Lebaran nanti” ujar Afriyanti.

Salah satu poin krusial yang diangkat dalam forum tersebut adalah kondisi infrastruktur jalan. Mengingat dalam beberapa bulan terakhir wilayah Indramayu terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi, tim mengidentifikasi adanya titik-titik kerusakan jalan berupa lubang yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Kepala Dinas Perhubungan Indramayu, Ali Fikri, merespons hal tersebut sebagai urgensi yang harus segera ditangani. Pihaknya bersama instansi terkait akan terus memantau dan mendorong perbaikan jalur-jalur utama maupun alternatif yang akan menjadi perlintasan pemudik.

“Kondisi cuaca memang menjadi tantangan tersendiri. Namun, melalui forum ini, kami mendata titik-titik rawan akibat jalan berlubang pasca-hujan agar segera dilakukan tindakan preventif, baik berupa perbaikan maupun pemasangan peringatan bagi pengguna jalan” tegas Ali Fikri.

Sinergi antara Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan ini diharapkan dapat mewujudkan mudik yang “Aman, Nyaman, dan Berkesan” bagi seluruh masyarakat di tahun 2026.