Sinergi Jasa Raharja dan Bapenda Sulbar: Dorong Digitalisasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah

Sinergi Jasa Raharja dan Bapenda Sulbar: Dorong Digitalisasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah

Mamuju – Dalam upaya memperkuat layanan Samsat dan optimalisasi pendapatan daerah, Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat, Bapak Mulyadi, melaksanakan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Kantor Bapenda Provinsi Sulawesi Barat pada Kamis (9/4/2026). Dalam kunjungan ini, Bapak Mulyadi didampingi oleh Kepala Bagian Operasional, Bapak Panji Wiratama, Kepala Jasa Raharja Cabang Mamuju, Bapak Rusmin Nuryadin, serta Kasubbag SW & Humas, Bapak David Okta Kelana.

Pertemuan strategis ini disambut langsung oleh Kepala Bapenda Sulawesi Barat, Bapak Abdul Wahab Hasan. Fokus utama pembahasan mencakup empat poin krusial, yakni percepatan integrasi sistem host-to-host untuk monitoring data secara real-time, rencana pelaksanaan operasi gabungan penertiban kendaraan, serta evaluasi kelengkapan data NIK dan nomor telepon wajib pajak sebagai basis layanan pengingat jatuh tempo otomatis.

Di sela pertemuan, Bapak Mulyadi menegaskan komitmen Jasa Raharja dalam mendukung transformasi digital di wilayah Sulbar. “Kami terus mendorong penguatan sistem terintegrasi agar transparansi dan akurasi data penerimaan PKB maupun SW dapat terjaga dengan maksimal,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya operasi penertiban sebagai langkah edukatif untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam menunaikan kewajibannya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bapenda Sulawesi Barat, Bapak Abdul Wahab Hasan, menyambut positif langkah kolaboratif ini. “Kami mengapresiasi dukungan Jasa Raharja dan berkomitmen untuk mempercepat implementasi aplikasi SIGNAL serta pengembangan E-Samsat mandiri di Sulawesi Barat agar masyarakat mendapatkan kemudahan akses pembayaran pajak secara online,” ungkapnya.

Sinergi ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan pada mutu pelayanan publik dan memastikan perlindungan dasar bagi pengguna jalan melalui optimalisasi pendapatan PKB dan SWDKLLJ di seluruh wilayah Sulawesi Barat.