Posisi Direktur Penyidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi kosong setelah Asep Guntur Rahayu diangkat menjadi Deputi Penindakan dan Eksekusi. Untuk sementara, lembaga antirasuah itu tengah memproses penunjukan pelaksana tugas (Plt) guna mengisi kekosongan jabatan strategis tersebut.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan proses penunjukan Plt sedang berjalan dan akan segera diumumkan dalam waktu dekat.
“Ya sekarang lagi diproses untuk Plt-nya. Jadi dalam waktu dekat nanti kita akan tunjuk,” ujar Setyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, dikutip Sabtu, 21 Februari 2026.
Pengisian Jabatan Butuh Proses Manajemen Talenta
Setyo menegaskan pengisian jabatan definitif Direktur Penyidikan KPK tidak bisa dilakukan secara cepat. Oleh karena itu, penunjukan Plt menjadi langkah awal sebelum proses seleksi lebih lanjut dilakukan.
“Iya, penunjukan Plt dulu, nanti setelah itu baru dengan yang lain-lain yang kosong kita proses manajemen talenta untuk pengisian,” kata Setyo.
Menurut dia, seleksi terbuka untuk jabatan Direktur Penyidikan KPK akan segera dibuka. Proses tersebut akan dibarengi dengan pengecekan sumber daya manusia (SDM) yang dinilai memiliki kompetensi memadai.
Seleksi Terbuka Segera Dibuka
Setyo mengungkapkan kemungkinan besar kandidat Direktur Penyidikan berasal dari internal KPK. Namun, proses verifikasi kompetensi tetap dilakukan secara menyeluruh oleh bagian SDM.
“Karena kayaknya dari dalam sudah cukup bisa ada yang kompeten untuk bisa di itu. Makanya lagi dicek ulang dulu sama SDM, tapi kira-kira arahnya ke situ,” tutur Setyo.
Langkah ini diharapkan dapat memastikan kesinambungan proses penindakan dan penyidikan perkara korupsi tetap berjalan optimal di tengah masa transisi kepemimpinan di direktorat tersebut.
Dikutip dari metrotvnews.com
