Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menyampaikan harapan agar program Budaya GO! dapat terus berlanjut sebagai ruang kolaborasi antara pelaku budaya dan inovator digital di Indonesia.
“Saya harap program Budaya GO! bisa tetap berlanjut. Jangan cuma hari ini, tetapi bisa tetap berjalan untuk ke depannya,” ujar Wamenbud saat menghadiri Malam Puncak Grand Final Budaya GO! di Gedung Filateli Jakarta, Minggu (7/12/2025) malam.
Ia menjelaskan Kementerian Kebudayaan akan menyiapkan program pendampingan lanjutan bagi para pemenang, termasuk memperluas jejaring agar karya dan inovasi mereka dapat berkembang dan dimanfaatkan secara lebih luas.
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian pemerintah daerah adalah aplikasi edukasi pelestarian pantun karya Tim Pantunesia Dev, peraih Juara III kategori profesional. Giring menyebut karya tersebut telah disampaikan kepada Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad untuk segera dikembangkan lebih lanjut.
Tidak hanya Pantunesia Dev, para pemenang lainnya juga akan diperkenalkan kepada pemerintah daerah masing-masing, termasuk juara I kategori mahasiswa Tim Little Vietnam dan juara I kategori profesional Nusaheritage.id. “Ke depannya akan kami siapkan penandatanganan untuk proses kerja sama,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Budaya Digital Kementerian Kebudayaan, Andi Syamsu Rijal, mengatakan Budaya GO! menjadi jembatan antara kekayaan budaya dan kekuatan inovasi digital Indonesia.
Menurutnya, program tersebut merupakan intervensi strategis untuk memastikan budaya tetap relevan, adaptif, serta mampu bersaing di era modern. “Bukan sekadar kompetisi, Budaya GO! adalah solusi nyata agar warisan budaya kita semakin berdaya saing,” kata Andi.
Dikutip dari RRI.co.id
