Jasa Raharja Sulsel Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital dengan RSUP Kemenkes Makassar

Jasa Raharja Sulsel Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital dengan RSUP Kemenkes Makassar

Makassar – Upaya peningkatan kualitas layanan bagi korban kecelakaan lalu lintas terus dipacu oleh Jasa Raharja Sulawesi Selatan. Pada Rabu 28 Januari 2026, Kepala Kantor Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Selatan, Bapak Mulyadi bersama Kepala Bagian Operasional, Bapak Panji Wiratama melakukan kunjungan koordinasi strategis ke RSUP Kemenkes Makassar guna memantapkan sinergi lintas instansi.

Kehadiran jajaran Jasa Raharja disambut hangat oleh manajemen RSUP Kemenkes Makassar, di antaranya Bapak Nur Yaqin Amin S.E M.Ak selaku Manager Tim Kerja Akuntansi dan BMN, dr. Zulkifli Tamrin selaku Kepala Instalasi Jaminan, drg. Ikramullah Mahmuddin selaku Kepala Instalasi Promosi dan Pemasaran, Ibu Vadika Ardia Paksi A.Md.RMIK selaku Kepala Instalasi RM, beserta jajaran lainnya. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan persepsi dalam memberikan pelayanan yang lebih prima dan responsif.

Dalam diskusi tersebut, Kepala Kantor Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Selatan, Bapak Mulyadi, menegaskan komitmennya terhadap kemudahan akses bagi masyarakat. “Kami terus berupaya mempererat koordinasi dengan pihak rumah sakit guna memastikan setiap korban kecelakaan mendapatkan kepastian jaminan secara cepat, sehingga pelayanan yang kami berikan jauh lebih prima, responsif, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah percepatan transformasi digital melalui integrasi sistem bridging Host-to-Host antara aplikasi SIMRS SimGos dan JR Care. Langkah ini bertujuan untuk mengotomasi proses penagihan biaya perawatan rumah sakit, sehingga alur administrasi klaim menjadi lebih cepat, efisien, dan transparan.

Pihak RSUP Kemenkes Makassar menyambut positif inisiatif ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam memangkas birokrasi layanan kesehatan. Dengan integrasi data yang akurat, diharapkan masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan dapat segera tertangani tanpa terkendala urusan administratif yang rumit.