Pasangkayu – Jasa Raharja Mamuju bersama pemangku kepentingan terkait menggelar Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) pada Jumat (13/02/2026). Bertempat di Prosa Cafe, kegiatan ini dihadiri oleh Polres Pasangkayu, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Bappeda, RSUD Pasangkayu, hingga BPJS Kesehatan. Pertemuan strategis ini bertujuan menyelaraskan langkah dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Pasangkayu.
Agenda utama forum ini adalah membedah demografi tingkat kecelakaan serta memetakan titik rawan laka berdasarkan data sepanjang tahun 2025. Analisis mendalam ini menjadi dasar bagi para pemangku kepentingan untuk menentukan prioritas penanganan. Dengan data yang akurat, intervensi keselamatan diharapkan dapat lebih tepat sasaran pada lokasi-lokasi yang memiliki risiko fatalitas tinggi.
Sebagai badan usaha yang mengemban amanah perlindungan bagi pengguna jalan, Jasa Raharja menegaskan perannya bukan sekadar pembayar santunan, melainkan juga penggerak utama dalam upaya pencegahan kecelakaan. Disisi lain, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasangkayu berkomitmen melakukan pemasangan rambu-rambu lalu lintas tambahan.
Jasa Raharja juga memperkuat komitmen pelayanan melalui integrasi sistem jaminan kesehatan bagi korban kecelakaan. Melalui koordinasi intensif bersama RSUD Pasangkayu dan BPJS Kesehatan, Jasa Raharja memastikan adanya pelayanan korban laka lebih optimal. Langkah ini bertujuan agar setiap korban kecelakaan di wilayah Pasangkayu mendapatkan kepastian jaminan perawatan medis secara cepat dan tepat tanpa kendala administratif yang membebani keluarga korban.
Sebagai penutup, seluruh instansi sepakat bahwa Forum Komunikasi LLAJ ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan sepanjang tahun 2026. Setiap instansi berkomitmen menindaklanjuti hasil pertemuan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. Langkah terpadu ini diharapkan menghasilkan output yang terukur serta berdampak nyata dalam menciptakan keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas di Kabupaten Pasangkayu.
