Jasa Raharja Kepri menghadiri Rapat Persiapan Rencana Operasi kegiatan Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 H Provinsi Kepri yang digelar pada Rabu, 4 Maret 2026 di Kota Batam. Dalam forum strategis yang dipimpin oleh Kepala BPTD Provinsi Kepulauan Riau Dini Kusumahati Damarintan, ST., MT, Dirlantas Polda Kepri Kombespol Taufiq Lukman Nurhidayat, Kepala Dinas Perhubungan Provini Kepri Junaedi, S.E., M.H, Kepala Jasa Raharja Kanwil Kepri Gentur Anggoro Waseso dan jajaran instansi keselamatan lalu lintas lainnya yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen mitra keselamatan lalu lintas Wilayah Kepri dalam mendukung sistem keselamatan transportasi selama periode Operasi Ketupat 2026.
Kepala BPTD Kelas II Kepulauan Riau menyampaikan “terimakasih kepadasemuastakeholder yang terlibat dalam penyelenggaraan Lebaran Tahun 2026. Ditahun 2025 kemarin sudah dilaksanakan analisis terhadap angkutanlebaran, untuk total penumpang kapal penyeberangan tercatat sebanyak 88.760orang, dengan jumlah kendaraan yang diangkut mencapai 34.868 unit dan pergerakanterbesar terjadi pada lintasan PP Telaga Punggur – PP Tanjung Uban. Dipredikssi untuk tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 5%”.
Dirlantas Polda Kepri menyampaikan “Kegiatan operasi kemanusiaan selama 13 hari (13 maret 2026 – 25 Maret 2026). Polda Kepulauan riau akan melaksanakan Rapat Lintas Sektoral yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 maret 2026 di Tanjungpinang. Operasi Kemanusiaan ini diharapkan dapat dilaksanakandenganaman, nyaman dan tertib. Dan diharapkan semua stakeholder yangadadapatbekerja sama agar Angkutan Lebaran 2026/1447 H sesuai harapan. Akanterdapat 18 Pos pelayanan dan 24 pos pengamanan yang ada di KepulauanRiau. Target Operasi Ketupat Seligi 2026 yaitu Orang, Lokasi, Benda dan Kegiatan”.
Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kepulauan Riau menyampaikan “Bahwa pentingnya keselamatan yaitu dengan himbauan untuk pelaksanaan rampcheck terhadap kapal. Yang kedua, isu mengenai penjualan tiket yang akandilakukansecara online atau offline. Ketiga, Gubernur Kepulauan Riau akan mengeluarkan SKB mengenai pembatasan Kendaraan Angkutan Barang. Selanjutnya, Infrastruktur yyang memadai dibutuhkan untuk menunjang angkutan Lebaran 2026, terkhusus untuk Kota Batam terdapat beberapa lubang padajalansehingga meminta BP Batam untuk menindaklanjuti hal tersebut. Dalam rapat ini dharapkan mendapatkan pencerahan dalam pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026”.
Kepala PT Jasa Raharja Kanwil Kepri menjelaskan “Dalam menjelang angkutan lebaran , Jasa Raharja mempunyai kantor di setiap kabupaten/ kota di Kepulauan Riau, jadi Jasa raharja siap untuk membantupengobatan apabila terjadi laka baik darat maupun laut. Jasa Raharja juga melakukan monitoring dan memberikan santunan terhadap terjadinya laka. Jasa Raharja berharap agar laka dalam lalu lintas dapat menurun dan terciptanyakeselamatan”.
Kepala BMKG Provinsi Kepri menyampaikan “Menyampaikan cuaca di Provinsi Kepulauan Riau bahwasanya di bulanjanuari februari merupakan curah hujan yang sangat sedikit. di bulan maret – april mulai memasuki musim penghujan. info BMKG bisa di akses melalui WAGdanwebBMKG. prakiraan gelombang laut provinsi kepri masih dalamkategori normal di bawah 1 meter”
Kehadiran dalam rapat kegiatan ini menegaskan komitmen Jasa Raharja untuk memastikan perlindungan bagi masyarakat berjalan cepat, terintegrasi, dan tepat sasaran selama periode Idulfitri 2026. Dengan dukungan insan Jasa Raharja Kepri, skema asuransi kecelakaan dihadirkan sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik, sekaligus wujud komitmen perusahaan untuk melayani sepenuh hati dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
