Mamuju – Jasa Raharja Cabang Mamuju turut mengikuti Kesiapan Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 serta Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional (Opsnal) Tingkat Menteri yang dipimpin oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo selaku Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Kegiatan tersebut diikuti secara daring melalui ruang vicon Pamboang Polda Sulawesi Barat sebagai bentuk sinergi dan kesiapan lintas instansi.
Rapat koordinasi Lintas Sektoral tingkat mentri yang dipusatkan di Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut menghadirkan sejumlah menteri dan pimpinan lembaga strategis yang memberikan paparan secara langsung tentang kesiapan pelaksanaan operasi ketupat jelang arus mudik lebaran nantinya, antara lain. Menko pmk, Kemenko Polkam, Kapolri, Mentri agama, Mentri Perdagangan, Mentri perhubungan, KA BNPB, KA BMKG, Wamen Pariwisata, Waasops Panglima TNI, Dirjen Binamarga, Kementrian PU, Deputi Ops Sar dan kesiapsiagaan (Basarnas), Sekertaris utama Bapanas, Dirut Pertamina, Dirut JasaMarga dan Dirut Jasa Raharja.
Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta strategi pengamanan yang komprehensif guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026. Sinergitas dan kolaborasi lintas sektoral menjadi kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta menjamin keselamatan pengguna jalan.
Sebagai BUMN yang memiliki mandat memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja Cabang Mamuju menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kesiapsiagaan petugas pada posko terpadu, percepatan proses penjaminan korban kecelakaan di rumah sakit (Zero Pending), serta optimalisasi layanan santunan berbasis sistem digital yang terintegrasi dengan kepolisian dan fasilitas kesehatan.
Kepala Cabang Jasa Raharja Mamuju Bapak Rusmin Nuryadin menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah antisipatif, termasuk pemetaan titik rawan kecelakaan di wilayah Sulawesi Barat, penguatan koordinasi dengan jajaran Polda Sulawesi Barat dan instansi terkait, serta menyiapkan tim respons cepat guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal selama periode Operasi Ketupat berlangsung. “Keikutsertaan kami secara daring di ruang vicon Pamboang Polda Sulbar merupakan wujud komitmen Jasa Raharja dalam mendukung kebijakan pemerintah dan Polri. Kami siap memberikan pelayanan cepat, tepat, dan transparan kepada masyarakat, khususnya bagi korban kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Selain dukungan operasional, Jasa Raharja juga terus mengintensifkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan selama periode mudik. Dengan adanya koordinasi lintas sektoral tingkat menteri ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.
