Bengkulu — Dalam rangka memperkuat sinergi dengan mitra transportasi serta mengoptimalkan pengelolaan Iuran Wajib Dana Kecelakaan Penumpang Umum (IWKBU), Jasa Raharja Bengkulu melaksanakan kegiatan kunjungan Customer Relationship Management (CRM) ke Perum DAMRI Bengkulu pada Senin, 6 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Perum DAMRI Kantor Pemasaran Bengkulu sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pendataan terhadap perusahaan angkutan umum yang beroperasi di wilayah Bengkulu.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pendataan terhadap armada bus yang dimiliki dan dioperasikan oleh Perum DAMRI Bengkulu. Melalui kegiatan tersebut, Jasa Raharja dapat memastikan bahwa seluruh armada yang beroperasi telah terdata dengan baik serta meminimalisir adanya outstanding atau tunggakan pembayaran IWKBU. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian penting dalam memastikan keterjaminan perlindungan bagi para penumpang angkutan umum.
Dalam kegiatan tersebut, Jasa Raharja Bengkulu juga melakukan koordinasi serta komunikasi langsung dengan pihak pengelola Perum DAMRI Bengkulu guna memperkuat pemahaman terkait pentingnya kepatuhan terhadap kewajiban pembayaran iuran. Sinergi yang baik antara Jasa Raharja dan perusahaan angkutan diharapkan mampu mendukung optimalisasi sistem perlindungan bagi masyarakat pengguna transportasi umum.
Kegiatan CRM ini dilaksanakan oleh Ivan Akbar selaku Petugas Administrasi Bidang Operasional Jasa Raharja Bengkulu. Pertemuan berlangsung dengan lancar dan menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antara kedua belah pihak dalam mendukung kepatuhan administrasi serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pendataan armada bus milik Perum DAMRI di Bengkulu dapat semakin tertib dan akurat sehingga mampu meminimalisir potensi tunggakan IWKBU. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan di bidang IWKBU sekaligus memastikan bahwa setiap penumpang angkutan umum mendapatkan perlindungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ivan Akbar menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan CRM ini merupakan bagian dari upaya Jasa Raharja dalam memperkuat sinergi dan komunikasi dengan para mitra perusahaan angkutan umum. Ia menegaskan bahwa hubungan yang baik antara Jasa Raharja dan operator transportasi sangat penting untuk memastikan seluruh armada yang beroperasi telah memenuhi kewajiban administrasi serta terdata dengan baik dalam sistem perlindungan penumpang.
Lebih lanjut, Ivan Akbar menjelaskan bahwa melalui kegiatan pendataan armada ini, Jasa Raharja dapat melakukan monitoring secara langsung terhadap tingkat kepatuhan perusahaan angkutan dalam memenuhi kewajiban pembayaran IWKBU. Dengan data yang lebih akurat, potensi adanya tunggakan dapat diminimalisir sehingga perlindungan bagi penumpang dapat terus terjamin.
Ia juga berharap kegiatan CRM seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perusahaan angkutan terhadap kewajiban IWKBU, serta memperkuat kolaborasi antara Jasa Raharja dan mitra transportasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
