Indeks Harga Saham Gabungan Turun ke 7.410 di Awal Sesi Senin

Indeks Harga Saham Gabungan Turun ke 7.410 di Awal Sesi Senin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin, 13 April 2026. Pada sesi pembukaan, IHSG berada di zona merah di level 7.410,085, mencerminkan tekanan pasar sejak awal perdagangan.

Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.25 WIB, IHSG tercatat turun sebesar 9,127 poin atau 0,12 persen ke level 7.449,368. Sepanjang sesi pagi, IHSG bergerak dalam rentang terbatas dengan posisi tertinggi di 7.457 dan terendah di 7.351, menunjukkan kondisi pasar yang masih dalam fase konsolidasi.

Pergerakan saham pada pagi ini terpantau bervariasi. Sebanyak 237 saham mengalami pelemahan, sementara 323 saham menguat dan 171 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan tercatat cukup aktif dengan total nilai transaksi mencapai Rp3,242 triliun dari 7,725 miliar saham yang diperdagangkan. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp13.247,203 triliun.

Secara global, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh kinerja positif indeks utama Amerika Serikat pada pekan sebelumnya. Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) mencatat indeks S&P 500 menguat 3,56 persen, Dow Jones naik 3,04 persen, dan Nasdaq melonjak 4,68 persen.

Namun demikian, ketegangan geopolitik kembali menjadi perhatian pelaku pasar. Gencatan senjata yang rapuh di kawasan Timur Tengah menghadapi ancaman setelah adanya klaim pelanggaran, termasuk serangan yang terus berlangsung antara Israel dan Lebanon. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, bahkan disebut tengah mengupayakan pembicaraan langsung dengan pihak Beirut.

Di sisi lain, kinerja IHSG pada pekan sebelumnya menunjukkan tren positif. Pada Jumat, 10 April 2026, IHSG mencatat penguatan 2,07 persen dan secara mingguan naik sebesar 6,14 persen. Seluruh sektor tercatat menguat dengan sektor industrial memimpin kenaikan sebesar 4,29 persen.

Analis KISI memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang konsolidasi sepanjang pekan ini, dengan potensi pelemahan di awal perdagangan. IHSG diperkirakan bergerak pada level support di 7.300 dan resistance di 7.500, seiring pelaku pasar mencermati dinamika global dan domestik.