Indeks Harga Saham Gabungan Dibuka Naik 0,40 Persen ke 8.343

Indeks Harga Saham Gabungan Dibuka Naik 0,40 Persen ke 8.343

IHSG 19 Februari 2026 menguat pada pembukaan perdagangan Kamis pagi. Indeks Harga Saham Gabungan dibuka di posisi 8.357,445. Mengacu data RTI hingga pukul 09.15 WIB, IHSG naik 33,500 poin atau setara 0,40 persen ke level 8.343,727.

Sebanyak 312 saham tercatat menguat pada perdagangan pagi ini, sementara 221 saham melemah dan 175 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp3,672 triliun dengan volume perdagangan sebesar 7,871 miliar saham.

Secara teknikal, IHSG 19 Februari 2026 menguat dan berpotensi melanjutkan tren positif. Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memperkirakan support IHSG berada di kisaran 8.180–8.230 dan resistance di level 8.350–8.430.

Pada perdagangan sebelumnya, Rabu (18/2), IHSG ditutup naik 1,19 persen dengan net buy asing sebesar Rp467 miliar. Saham yang paling banyak diborong investor asing antara lain BMRI, BBRI, UNTR, AADI, dan EMAS.

Sentimen global turut menopang pergerakan pasar. Bursa saham Wall Street ditutup menguat pada Rabu (18/2), didorong oleh kenaikan saham teknologi seperti Nvidia dan Amazon. Indeks S&P 500 naik 0,56 persen, Nasdaq Composite menguat 0,78 persen, dan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,26 persen.

Di kawasan Asia, mayoritas bursa juga ditutup menguat. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,02 persen dan Topix menguat 1,21 persen. S&P/ASX 200 Australia bertambah 0,54 persen. Namun, sejumlah pasar utama Asia seperti Tiongkok daratan, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan masih tutup karena libur Tahun Baru Imlek sehingga volume transaksi relatif lebih tipis.

Dengan dukungan sentimen global dan aliran dana asing, IHSG 19 Februari 2026 menguat dan berpeluang mempertahankan momentum positif sepanjang sesi perdagangan hari ini, meski pelaku pasar tetap mencermati pergerakan indeks di area resistance terdekat.

Dikutip dari metrotvnews.com