Hujan Deras Picu Banjir di Empat Kecamatan Karawang

Hujan Deras Picu Banjir di Empat Kecamatan Karawang

Bencana banjir masih merendam sejumlah wilayah di empat kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (24/2/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi kenaikan debit Sungai Citarum dan Sungai Cibeet apabila kembali terjadi hujan.

Kepala Pelaksana BPBD Karawang, Usep Supriatna, menyampaikan bahwa titik banjir terparah berada di Desa Karangligar, Kecamatan Teluk Jambe Barat. Di wilayah tersebut, ketinggian air di dalam permukiman masih mencapai lebih dari dua meter.

Sejumlah wilayah yang masih terdampak luapan Sungai Citarum dan Cibeet antara lain Desa Karangligar (Kecamatan Teluk Jambe Barat), Desa Suka Makmur (Kecamatan Teluk Jambe Timur), dan Desa Karawang Kulon (Kecamatan Karawang Barat).

Sementara itu, banjir di Desa Muara, Kecamatan Cilamaya Wetan, terjadi akibat tanggul Sungai Cilamaya yang jebol.

Menurut Usep, banjir di Desa Karangligar berlangsung lebih lama karena minimnya saluran pembuangan air. Hingga kini, BPBD belum mendirikan tenda pengungsian karena warga terdampak masih menyebar di berbagai lokasi.

Ia berharap tidak terjadi hujan lanjutan, mengingat debit Sungai Citarum dan Cibeet saat ini mulai menurun dan berstatus relatif aman. Meski demikian, BPBD tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan karena potensi curah hujan di wilayah hulu masih cukup tinggi.

Dikutip dari metrotvnews.com