Harga Emas Dunia Kembali Kinclong di Awal Perdagangan

Harga Emas Dunia Kembali Kinclong di Awal Perdagangan

Harga emas dunia naik pada perdagangan Jumat waktu setempat, mengakhiri pekan yang penuh gejolak setelah aksi jual besar-besaran di pasar logam mulia. Fluktuasi tajam terjadi seiring sentimen global yang dipengaruhi faktor geopolitik dan kebijakan moneter.

Pemilihan mantan Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh sebagai kepala bank sentral berikutnya sempat memicu lonjakan nilai dolar AS dan tekanan besar pada harga logam mulia. Dampak dari perkembangan tersebut menyebabkan pergerakan ekstrem serta kerugian signifikan sepanjang pekan ini.

Mengutip Investing.com, Sabtu, 7 Februari 2026, harga emas spot naik 3,7 persen menjadi USD4.957,47 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas untuk pengiriman April tercatat naik 1,9 persen ke level USD4.980,16 per ons.

Harga emas dunia diyakini siap mencatatkan kenaikan mingguan. Sepanjang pekan ini, harga emas spot berfluktuasi tajam dari level terendah USD4.404,12 per ons hingga sempat menyentuh level tertinggi USD5.092,68 per ons.

Pada perdagangan Kamis, reli emas sempat tertahan karena gagal mempertahankan level psikologis USD5.000 per ons. Namun, penguatan kembali berlanjut pada perdagangan Asia Jumat pagi dan terus berlanjut hingga akhir sesi.

Kenaikan harga emas pada Selasa dan Rabu didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara dilaporkan menggelar pertemuan di Oman, dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan bahwa diskusi awal berlangsung dengan baik.

Sementara itu, harga perak spot melonjak 7,9 persen menjadi USD76,6275 per ons. Namun, kontrak berjangka perak justru turun 0,5 persen ke level USD76,397 per ons.

Logam mulia lainnya juga mencatatkan penguatan, dengan harga platinum spot naik 1,3 persen menjadi USD2.098,00 per ons, seiring meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.

Dikutip dari metrotvnews.com