Peristiwa longsornya gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, diduga menimbun sekitar 10 orang. Hingga Minggu malam, 8 Maret 2026, sebanyak enam korban telah berhasil ditemukan oleh tim penyelamat.
Dari jumlah tersebut, empat orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua korban lainnya berhasil diselamatkan.
Kasie Operasi Kantor SAR Jakarta Ahmad Rizkiansyah mengatakan Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian untuk memastikan kemungkinan adanya korban lain yang tertimbun di lokasi kejadian.
Enam Korban Telah Ditemukan
“Untuk korban diduga, ini baru dugaan, kurang lebih ada 10 orang. Untuk sementara, enam orang sudah ditemukan, empat dalam kondisi meninggal dunia dan dua dalam kondisi selamat,” kata Rizki di Bekasi, Minggu (8/3/2026).
Menurutnya, proses pencarian korban masih terus dilakukan hingga malam hari dengan melibatkan sejumlah personel dari berbagai instansi.
Tim SAR juga membagi tugas personel untuk melakukan pengawasan di area longsor serta memastikan prosedur keselamatan tetap dijalankan selama proses pencarian berlangsung.
“Untuk malam hari ini, kita masih melakukan proses pencarian. Untuk rencana nanti, kita akan bagi teman-teman untuk terkait dengan pengawasan, kemudian nanti akan ada safety officer di situ,” ujarnya.
Kendala Tumpukan Sampah dan Gas Berbahaya
Rizki menjelaskan bahwa salah satu kendala utama dalam proses evakuasi adalah kondisi tumpukan sampah yang sangat besar di lokasi kejadian.
Selain itu, adanya kandungan gas berbahaya di area longsor juga menjadi ancaman serius bagi keselamatan para petugas yang melakukan pencarian.
“Ini sangat-sangat berbahaya sekali,” kata Rizki.
Untuk mendukung proses pencarian, Tim SAR Gabungan juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang ingin melaporkan anggota keluarga yang diduga hilang akibat peristiwa tersebut.
Perhatian terhadap Kondisi TPST Bantargebang
Peristiwa longsor ini menjadi perhatian serius karena TPST Bantargebang merupakan tempat pembuangan akhir utama bagi sampah dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Dengan volume sampah yang sangat besar setiap harinya, kondisi tersebut menimbulkan risiko tinggi terhadap potensi longsor jika tidak dikelola secara optimal.
Tim SAR dan pihak terkait hingga kini masih terus berupaya melakukan pencarian korban serta memastikan kondisi di lokasi kejadian tetap aman bagi para petugas yang bertugas di lapangan.
Dikutip dari metrotvnews.com
