Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan pentingnya penguatan kerja sama intelijen internasional guna mencegah munculnya jalur baru penyelundupan narkoba ke Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul tewasnya gembong narkoba Meksiko, Nemesio Oseguera Cervantes alias “El Mencho”, dalam operasi militer di negara tersebut.
Amelia mengatakan, pernyataan Badan Narkotika Nasional terkait keterkaitan bandar narkotika Meksiko dengan jaringan penyelundupan ke Indonesia menambah dimensi ancaman keamanan yang semakin kompleks. Situasi global yang dinamis, menurutnya, berpotensi membuka celah baru distribusi narkotika ke pasar-pasar yang telah teridentifikasi, termasuk Indonesia.
“Pendekatan ini harus dilakukan secara terintegrasi antara diplomasi, intelijen, dan penegakan hukum,” ujar Amelia di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan, kematian figur kunci dalam jaringan kartel narkotika tidak serta-merta menghentikan aktivitas kejahatan terorganisasi. Justru, kondisi tersebut kerap memicu fragmentasi kelompok dan perebutan kekuasaan internal yang dapat memperluas jaringan distribusi secara lebih tersembunyi.
Selain memperkuat kerja sama intelijen, Amelia juga mendorong pemerintah untuk meningkatkan pengawasan di pintu-pintu masuk strategis, seperti pelabuhan dan bandara internasional. Pertukaran data dan koordinasi dengan aparat penegak hukum negara mitra dinilai krusial untuk mendeteksi pergerakan jaringan narkotika lintas batas.
Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa ancaman terhadap Indonesia tidak selalu berbentuk konflik bersenjata langsung, melainkan juga melalui jaringan kriminal transnasional yang bergerak adaptif mengikuti perubahan situasi global.
“Negara harus hadir secara proaktif, baik dalam melindungi warga negaranya maupun dalam menjaga kedaulatan dari ancaman narkotika yang bersifat lintas batas. Keamanan WNI dan ketahanan nasional harus dipastikan berjalan beriringan melalui respons yang cepat, terkoordinasi, dan berbasis pada analisis risiko yang komprehensif,” tegasnya.
Sebelumnya, Pasukan Khusus Angkatan Darat Meksiko menewaskan tujuh anggota Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), termasuk pemimpinnya Nemesio Oseguera Cervantes alias “El Mencho”, dalam operasi militer di wilayah Tapalpa, Jalisco, pada Minggu (22/2).
Operasi tersebut melibatkan dukungan Garda Nasional Meksiko, intelijen nasional, Kejaksaan Agung, serta pesawat Angkatan Udara Meksiko dalam upaya penangkapan yang berujung pada tewasnya pemimpin kartel tersebut.
