Warga Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menemukan sesosok mayat di Sungai Malas, wilayah Desa Suka Merindu. Mayat tersebut diduga merupakan korban banjir bandang yang terjadi pada Selasa malam, 30 Desember 2025.
Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP Sinar Simanjuntak mengatakan, jasad korban ditemukan warga setempat dalam kondisi mengapung di tepi hulu Sungai Malas, sekitar pukul 10.00 WIB.
“Mayat korban ini ditemukan oleh warga setempat dalam keadaan mengapung di tepi hulu Sungai Malas dalam wilayah Desa Suka Merindu, Kecamatan Kota Padang,” kata AKP Sinar, Kamis, 1 Januari 2026.
Identitas Korban dan Proses Evakuasi
Mayat tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan tanpa mengenakan pakaian. Korban diketahui bernama Yanto (45), warga Desa Lubuk Belimbing II, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, yang sehari-hari bekerja sebagai petani.
Korban pertama kali ditemukan oleh Marlin, warga Desa Suka Merindu, saat hendak mengecek kondisi kebunnya yang terdampak banjir. Saat melintas di pinggir Sungai Malas, saksi melihat sesosok mayat tersangkut di batang pohon kopi.
Marlin kemudian melaporkan temuan tersebut kepada kepala desa. Tidak lama berselang, aparat desa bersama personel Polsek dan Koramil Kota Padang mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan identifikasi jenazah.
Dugaan Penyebab dan Sikap Keluarga
AKP Sinar menjelaskan, penyebab pasti korban hanyut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun berdasarkan laporan awal, korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai atau ketika sedang mandi.
“Diduga korban sedang menyeberang sungai atau mandi, kemudian air tiba-tiba meluap dan arus deras menerjang korban hingga terbawa arus,” ujarnya.
Pihak keluarga korban menolak dilakukan visum terhadap jenazah dan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
Banjir Rendam Sejumlah Desa
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Rejang Lebong menyebabkan banjir di sejumlah lokasi. Tiga desa di Kecamatan Sindang Beliti Ilir dilaporkan terdampak banjir akibat meluapnya sungai di wilayah tersebut.
Dikutip dari metrotvnews.com
