Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menilai kepatuhan Meta terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) sebagai bukti keberhasilan pemerintah dalam mengawal regulasi di ruang digital.
Menurut Amelia, langkah tersebut menunjukkan bahwa ketika negara hadir dengan aturan yang jelas dan konsisten dalam implementasi, platform digital global dapat menyesuaikan diri dengan hukum nasional Indonesia.
Bukti Peran Negara di Ruang Digital
Amelia menyebut capaian ini sebagai langkah maju yang positif sekaligus penegasan bahwa negara tidak boleh tertinggal dari perkembangan teknologi, terutama dalam hal perlindungan anak.
Ia menegaskan bahwa kehadiran negara di ruang digital bukan untuk menghambat inovasi, melainkan memastikan perkembangan teknologi tetap berjalan seiring dengan tanggung jawab perlindungan terhadap pengguna, khususnya anak-anak.
“Anak-anak harus dapat tumbuh di ruang digital yang aman, sehat, dan sesuai dengan tahap perkembangan usianya,” ujarnya.
Dorongan Kepatuhan Platform Lain
Meski demikian, Amelia mengingatkan bahwa kepatuhan satu platform saja belum cukup. Ia mendorong Kementerian Komunikasi dan Digital untuk terus memastikan platform digital lainnya juga memenuhi standar kepatuhan yang sama.
Pemerintah dinilai perlu konsisten dalam melakukan pengawasan, menerapkan ukuran kepatuhan yang setara, serta memberikan tindak lanjut yang tegas terhadap seluruh penyelenggara sistem elektronik.
Perlindungan Anak Jadi Prioritas
Lebih lanjut, Amelia menekankan bahwa PP Tunas bukan sekadar regulasi pembatasan, tetapi bentuk keberpihakan negara terhadap perlindungan anak di ruang digital.
Ia menilai keberhasilan perlindungan anak tidak hanya bergantung pada pemerintah dan platform, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif dari orang tua.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, platform digital, dan masyarakat menjadi kunci agar perlindungan anak tidak hanya berhenti pada regulasi, tetapi benar-benar terimplementasi secara nyata di kehidupan sehari-hari.
Dikutip dari antaranews.com
