Makassar – Langkah penguatan transformasi digital dalam sistem administrasi kendaraan bermotor kini menjadi prioritas utama di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat. Komitmen ini dibuktikan secara nyata melalui kehadiran Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Selatan, Bapak Mulyadi, bersama Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Dr. Pria Budi, S.I.K., M.H., serta Kepala Bapenda Sulsel, Bapak Andi Winarno Eka Putra, S.Stp., M.H. Ketiganya berkumpul dalam acara Sosialisasi Online Aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional) yang diselenggarakan di Kantor Ditlantas Polda Sulsel pada Selasa (10/03).
Kehadiran jajaran pimpinan dari tiga pilar utama Samsat tersebut menegaskan adanya sinergi yang solid untuk terus meningkatkan standar layanan publik. Fokus utama dari kerja sama ini adalah menciptakan integrasi teknologi yang tidak hanya efisien, tetapi juga mengedepankan transparansi bagi seluruh wajib pajak. Dengan pemanfaatan inovasi digital, diharapkan proses administrasi kendaraan menjadi lebih akuntabel dan mudah dipantau oleh masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, agenda utama difokuskan pada evaluasi menyeluruh terhadap performa aplikasi SIGNAL di wilayah Sulsel dan Sulbar selama periode berjalan. Selain evaluasi, para pemangku kepentingan juga merumuskan standarisasi SOP pengiriman dokumen Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (TBPKP).
Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa dokumen fisik dapat diterima oleh masyarakat secara tepat waktu dan aman melalui koordinasi teknis yang melibatkan seluruh UPT Samsat serta pengoptimalan penggunaan Samsat Tools. Di sela kegiatan, Bapak Mulyadi menyampaikan bahwa pengoptimalan aplikasi SIGNAL memegang peranan krusial dalam memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk membayar PKB dan SWDKLLJ cukup melalui smartphone.
Peningkatan aksesibilitas ini diharapkan mampu mendorong kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam menunaikan kewajibannya. Pada akhirnya, kontribusi masyarakat tersebut akan memperkuat ketersediaan dana perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, sebagai wujud pelayanan prima yang modern dan berorientasi pada kepuasan publik.
