Kab Semarang- Guna menekan angka fatalitas korban kecelakaan di jalan raya, RSI Tunas Harapan Salatiga menyelenggarakan pelatihan khusus Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Kegiatan ini pada hari Jumat 12/02/2026 diikuti oleh puluhan pengemudi ambulans dari wilayah Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur RSI Tunas Harapan dan Kanit Kamsel Polres Salatiga. Dukungan penuh juga diberikan oleh Jasa Raharja Ungaran yang hadir untuk memberikan edukasi mengenai perlindungan dasar bagi pengguna jalan.
Dalam keterangan terpisah, Kepala Kantor Wilayah Utama Jasa Raharja Jawa Tengah, Triadi, menyampaikan bahwa kompetensi pengemudi ambulans sangat krusial dalam rantai penyelamatan korban. Bahwa pemahaman mengenai UU No. 33 Tahun 1964 dan UU No. 34 Tahun 1964 harus sejalan dengan kemampuan teknis di lapangan.
“Driver ambulans bukan sekadar pengemudi, mereka adalah garda terdepan dalam menyelamatkan nyawa. Melalui pelatihan PPGD ini, kami ingin memastikan setiap korban kecelakaan mendapatkan penanganan pertama yang tepat secara medis, sembari memastikan hak-hak santunan mereka terlindungi sesuai amanat undang-undang,” ujarnya.
Fokus Utama Kegiatan, Memberikan kemampuan teknis kepada driver agar mampu memberikan pertolongan pertama yang stabil sebelum korban tiba di rumah sakit. Memperdalam pemahaman terkait peran Jasa Raharja dalam memberikan kepastian jaminan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Mengedukasi cara berkendara yang aman (safety driving) agar pasien merasa tenang dan nyaman selama proses evakuasi.
Sinergi antara RSI Tunas Harapan, Kepolisian, dan Jasa Raharja Ungaran ini diharapkan dapat mencetak pengemudi ambulans yang lebih profesional, tanggap, dan humanis dalam menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah Salatiga dan Kabupaten Semarang.
