Mataram – Sebagai bentuk penguatan sinergi dan koordinasi dalam upaya peningkatan keselamatan penumpang angkutan umum, maka Jasa Raharja melaksanakan kunjungan Customer Relationship Management (CRM) ke DAMRI. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan perlindungan bagi masyarakat pengguna transportasi darat berjalan optimal.
Dalam kunjungan tersebut, Jasa Raharja NTB, melalui Muhammad Azzaky Rahmawan melakukan diskusi langsung dengan manajemen DAMRI terkait data operasional armada, kepatuhan pembayaran iuran wajib, serta langkah-langkah preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Kolaborasi ini dinilai penting guna memastikan seluruh penumpang angkutan umum mendapatkan jaminan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, dibahas pula pentingnya peningkatan disiplin keselamatan bagi pengemudi, termasuk kepatuhan terhadap batas kecepatan, kelayakan kendaraan, dan pemeriksaan rutin armada. Jasa Raharja menekankan bahwa aspek pencegahan menjadi kunci utama dalam menurunkan risiko kecelakaan di jalan raya.
Melalui pendekatan CRM, Jasa Raharja tidak hanya melakukan pengawasan administratif, tetapi juga membangun komunikasi yang konstruktif dan berkelanjutan dengan mitra kerja. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan hubungan kemitraan yang saling mendukung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pihak DAMRI menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan pelayanan kepada penumpang. Sinergi antara operator angkutan umum dan Jasa Raharja diharapkan mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menggunakan transportasi publik.
Muhammad Azzaky Rahmawan menegaskan bahwa kehadiran Jasa Raharja dalam kegiatan CRM merupakan wujud nyata peran aktif perusahaan dalam mendukung ekosistem transportasi yang berkeselamatan. Dengan koordinasi yang baik, setiap potensi risiko dapat diantisipasi secara lebih dini.
Ke depan, Jasa Raharja NTB dan DAMRI sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan evaluasi berkala guna memastikan perlindungan dasar bagi penumpang angkutan umum tetap terjaga. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan di wilayah NTB.
