Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan ekonomi syariah menjadi salah satu solusi untuk mengatasi berbagai persoalan ekonomi, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat global.
Menurut dia, konsep ekonomi syariah tidak diperuntukkan semata bagi komunitas muslim, melainkan bersifat universal dan dapat diterapkan untuk menciptakan keadilan sosial serta keadilan ekonomi.
“Ekonomi syariah itu tidak hanya untuk memberikan kepentingan terhadap komunitas muslim, tapi ini dunia Islam itu konsep for all. Bagaimana menciptakan keadilan sosial, keadilan ekonomi, win win solution untuk mengatasi berbagai masalah ekonomi,” kata Nasaruddin dalam acara Metro TV Sharia Economic Forum: Accelerating Growth and Prosperity: Path to Global Impact di The Tribatra Hotel, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
Nasaruddin menuturkan, perkembangan teori ekonomi syariah saat ini justru banyak dikembangkan di Inggris. Meski bukan negara mayoritas muslim, Inggris dinilai aktif mengadopsi dan mengembangkan konsep tersebut.
Ia juga mencontohkan sejumlah negara nonmuslim lain seperti Thailand, Jepang, dan Italia yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi syariah signifikan. Bahkan, menurut dia, layanan halal di Italia telah diterapkan secara luas, termasuk dalam layanan penerbangan.
“Kita bicara tentang syariah sebagai suatu fenomena ekonomi global. Kita lihat Thailand bukan mayoritas muslim, kita lihat Jepang tapi pertumbuhan ekonomi syariah di negara tersebut luar biasa, bahkan Italia makan sehari-hari di pesawat itu semuanya serba halal padahal kan dia minoritas muslim,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nasaruddin menyebut populasi muslim dunia yang mencapai lebih dari satu miliar jiwa merupakan potensi pasar yang sangat besar. Hal ini dimanfaatkan oleh berbagai negara, termasuk yang mayoritas penduduknya nonmuslim.
Dengan jumlah umat Islam terbesar di dunia, Indonesia dinilai memiliki peluang sekaligus tanggung jawab untuk menjadi teladan dalam pengembangan ekonomi syariah.
“Lebih dari 1 miliar itu kan pasar yang luar biasa, dan Indonesia negara terbesar umat Islamnya jadi seharusnya kita Indonesia menjadi soko guru, jadi teladan. Seharusnya menjadi pilot project untuk gagasan-gagasan yang seperti kita kembangkan ini,” kata Nasaruddin.
Ia pun berharap penguatan ekonomi syariah di Indonesia dapat memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan dan kesejahteraan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi syariah global.
Dikutip dari metrotvnews.com
