Rancaekek — Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor serta mendukung terciptanya keselamatan berlalu lintas, telah dilaksanakan Operasi Gabungan (Opsgab) di Pos Polisi Bojongsoang, Kabupaten Bandung, pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan unsur terkait dalam Tim Pembina Samsat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Rancaekek, Weny Purnamasari, bersama instansi terkait lainnya. Operasi Gabungan ini difokuskan pada pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan bermotor, termasuk kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Dalam kegiatan ini, Jasa Raharja tidak hanya berperan sebagai bagian dari Tim Pembina Samsat dalam memastikan kepatuhan pembayaran SWDKLLJ, namun juga aktif memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat. Jasa Raharja mengingatkan pentingnya patuh membayar Pajak Kendaraan Bermotor dan SWDKLLJ tepat waktu, karena hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sebagai pengguna jalan sekaligus kontribusi dalam memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Selain kepatuhan administrasi, masyarakat juga diimbau untuk patuh dalam berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta selalu mengutamakan kehati-hatian di jalan. Kepatuhan administrasi dan kepatuhan dalam berlalu lintas merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam upaya menekan angka kecelakaan dan menciptakan keselamatan bertransportasi.
Melalui kegiatan Operasi Gabungan ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk melayani masyarakat sepenuh hati, tidak hanya dalam memberikan santunan kepada korban kecelakaan, tetapi juga melalui langkah preventif dan edukatif demi mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Bandung.
Diharapkan dengan sinergi yang terus terjalin antara instansi terkait, kesadaran masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan serta keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta budaya transportasi yang bertanggung jawab dan berkeselamatan.
