Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Minggu sore, 21 Desember 2025, memicu banjir dan tanah longsor. Curah hujan tinggi dari pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB menyebabkan Sungai Air Duku meluap, merendam permukiman warga di tiga kecamatan.
“Daerah yang terdampak banjir meliputi Kelurahan Dusun Curup, Kecamatan Curup Utara; Kelurahan Kepala Siring, Kecamatan Curup Tengah; serta Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Curup Timur. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa,” kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Rejang Lebong, Rio Agustian Pakpahan, Minggu malam (21/12/2025).
Banjir tidak hanya merendam ratusan rumah warga di bantaran sungai, tetapi juga menggenangi jalan raya penghubung Curup-Muara Aman. Beberapa insiden lain turut terjadi, seperti jalan amblas di tikungan Kelurahan Kesambe Baru, rumah terkena longsor di kawasan Trokon, Desa Cawang Lama, dan pohon tumbang di tanjakan Pasar Hewan, Kecamatan Curup Tengah.
Petugas gabungan dari BPBD bersama personel TNI dan Polri telah diterjunkan untuk membantu evakuasi dan penanganan darurat, termasuk memindahkan perabotan warga ke tempat aman.
Pakpahan mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai dan dataran tinggi, untuk meningkatkan kewaspadaan. “Kami sudah menyampaikan peringatan kepada masyarakat di sejumlah titik rawan bencana, karena kejadian bencana alam bisa terjadi kapan saja,” ujarnya.
Banjir akibat luapan Sungai Air Duku merupakan kejadian berulang, sebelumnya terjadi pada 28 September 2025 yang juga dipicu hujan deras di kawasan hulu sungai Kecamatan Selupu Rejang dan Curup Timur.
Menanggapi bencana ini, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri meninjau lokasi dan memerintahkan OPD terkait segera melakukan penanganan. Instruksi mencakup pembersihan sampah, normalisasi Sungai Air Duku, serta pengerukan drainase yang tersumbat lumpur dan sampah.
Dikutip dari metrotvnews.com
