Jasa Raharja Sulawesi Tenggara Bersama Kapolda dan Stakeholder Gelar Survey Trouble Spot untuk Petakan Titik Rawan Laka dan Kemacetan di Kota Kendari

Jasa Raharja Sulawesi Tenggara Bersama Kapolda dan Stakeholder Gelar Survey Trouble Spot untuk Petakan Titik Rawan Laka dan Kemacetan di Kota Kendari

Kendari – Menindaklanjuti komitmen bersama dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan, PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Sulawesi Tenggara mendampingi Kapolda Sulawesi Tenggara bersama instansi terkait menyisir sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan (trouble spot serta black spot) di wilayah Kota Kendari pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Kegiatan survey lapangan secara terpadu ini melibatkan jajaran pimpinan dan perwakilan instansi Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kota Kendari,  yakni Polda Daerah Sulawesi Tenggara, Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Tenggara, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sulawesi Tenggara, PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tenggara, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kendari, Dinas Perhubungan Kota Kendari (Kadishub Kota Kendari).

Rangkaian pemantauan secara langsung ini menyusuri beberapa koridor utama di Kota Kendari yang sering menjadi perhatian masyarakat terkait efektivitas arus lalu lintas dan kelayakan infrastruktur jalan. Rute peninjauan diawali dari Simpang Taman Lalu Lintas, memutar di U-Turn dekat SD Negeri 2 Lepo-Lepo, meninjau area penataan parkiran di depan Puskesmas Lepo-Lepo, mengidentifikasi kondisi jalan bergelombang dan rusak di Simpang Pasar Baru, penataan U-Turn Kopi Daeng, hingga berakhir di Pertigaan RS Abunawas.

Melalui peninjauan gabungan ini, seluruh elemen teknis dapat mengidentifikasi masalah spesifik secara cermat, mulai dari geometri jalan, potensi blind spot, kerusakan permukaan jalan, hingga rekayasa lalu lintas dan tata kelola parkir di bahu jalan.

Kepala Kantor PT Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Tenggara, Nur Akbar, menyampaikan bahwa keterlibatan Jasa Raharja dalam kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen nyata dalam upaya pencegahan kecelakaan proaktif (preventive measure).

“Jasa Raharja tidak hanya hadir untuk memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas melalui penyerahan santunan, namun yang jauh lebih utama adalah bagaimana kita secara bersama-sama mencegah terjadinya kecelakaan itu sendiri. Melalui kolaborasi dan survey trouble spot bersama Kapolda serta jajaran FKLL hari ini, kami mengidentifikasi simpul-simpul rawan secara presisi untuk segera merumuskan solusi teknis dan perbaikan fasilitas keselamatan jalan,” ujar Nur Akbar.

Lebih lanjut, Nur Akbar mengimbau seluruh masyarakat dan pengguna jalan di wilayah Kendari dan sekitarnya agar senantiasa mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu berhati-hati, meningkatkan kewaspadaan, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas, terutama saat melintasi jalur-jalur rawan kecelakaan dan jalan bergelombang yang sedang dalam penanganan. Pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian. Ingatlah bahwa keselamatan adalah kebutuhan utama dan ada keluarga yang menanti kita di rumah dengan selamat,” tambahnya.

Hasil dari pemetaan dan survey lapangan gabungan ini akan ditindaklanjuti secara lintas sektoral sesuai wewenang masing-masing instansi, baik perbaikan fisik infrastruktur jalan, penataan manajemen rekayasa lalu lintas, maupun penguatan sosialisasi keselamatan berlalulintas dalam bentuk socio enginering.