Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026. Mengutip Bloomberg, rupiah berada di level Rp17.869 per dolar AS, turun delapan poin atau 0,04 persen dari penutupan sebelumnya Rp17.861.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah bergerak fluktuatif dengan peluang melemah di kisaran Rp17.860-Rp17.970 per dolar AS.
Pergerakan rupiah dipengaruhi ketegangan di Selat Hormuz serta penantian data CPI dan PPI Amerika Serikat yang menjadi perhatian investor dalam menentukan arah suku bunga Federal Reserve.
Dari dalam negeri, pasar juga mencermati tinjauan MSCI Agustus 2026. Sementara penunjukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia dinilai dapat membantu meredakan kekhawatiran pasar terkait kepemimpinan bank sentral.
