Mantan juara dunia kelas berat Tyson Fury kembali menunjukkan dominasinya di atas ring setelah mengalahkan petinju asal Polandia, Mariusz Wach, sekaligus merebut sabuk World Boxing Council (WBC) METTA Humanitarian.
Mengutip laporan resmi WBC yang dipantau di Jakarta, Sabtu (25/7/2026), Fury memenangi pertarungan setelah kubu Wach memutuskan menghentikan pertandingan pada akhir ronde ketujuh akibat dominasi pukulan yang dilancarkan petinju asal Inggris tersebut.
Pertarungan berlangsung di Stadion Maz Muay Thai, Pattaya, Thailand, pada Jumat (24/7/2026) malam.
Fury Tampil Dominan Sejak Ronde Awal
Sejak bel pembuka berbunyi, Fury langsung menguasai jalannya pertandingan melalui kombinasi gerakan tipuan, footwork, serta jab akurat yang terus mengincar kepala dan tubuh lawannya.
Pada ronde kedua, Wach sempat mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun, pergerakan Fury yang dinamis membuat petinju Polandia itu kesulitan menemukan ritme terbaiknya.
Memasuki ronde ketiga, Fury semakin mendominasi dengan rentetan kombinasi pukulan yang memaksa Wach lebih banyak bertahan.
Dominasi berlanjut hingga ronde-ronde berikutnya. Fury beberapa kali mendaratkan jab keras yang membuat kepala Wach terpental ke belakang sebelum melanjutkan serangan dengan uppercut bertenaga, terutama pada ronde kelima.
Tekanan semakin meningkat pada ronde keenam. Meski terus menerima pukulan bertubi-tubi, Wach tetap menunjukkan daya juang tinggi dan bertahan hingga akhir ronde ketujuh.
Namun, sebelum ronde kedelapan dimulai, tim pelatih Wach memutuskan menghentikan pertandingan demi keselamatan petinjunya.
Rekor Fury Semakin Impresif
Kemenangan tersebut membuat Tyson Fury sukses membawa pulang sabuk WBC METTA Humanitarian sekaligus memperkuat catatan profesionalnya menjadi 36 kemenangan, termasuk 25 kemenangan melalui knockout (KO), dua kekalahan, dan satu hasil imbang.
Di sisi lain, Mariusz Wach kini memiliki rekor 39 kemenangan, dengan 20 di antaranya melalui KO, serta 14 kekalahan sepanjang karier profesionalnya.
Fury sebelumnya pernah menyandang berbagai gelar juara dunia kelas berat, termasuk versi WBC, WBA Super, IBF, WBO, dan IBO, meski tidak secara bersamaan.
Peluang Duel Kontra Anthony Joshua Makin Terbuka
Usai kemenangan tersebut, Tyson Fury diperkirakan langsung bertolak ke Jeddah, Arab Saudi, untuk menyaksikan mantan juara dunia Anthony Joshua menjalani laga pemanasan melawan Kristian Prenga pada Sabtu (25/7/2026) malam.
Kemenangan atas Wach dinilai semakin membuka peluang terwujudnya pertarungan yang telah lama dinantikan antara Fury dan Joshua, yang berpotensi menjadi salah satu duel terbesar dalam sejarah tinju kelas berat Inggris.
