Kudus – PT Jasa Raharja Cabang Pati kembali melaksanakan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas dan penurunan fatalitas korban. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, yang tercatat sebagai salah satu wilayah dengan jumlah korban kecelakaan lalu lintas cukup tinggi, yaitu berada pada peringkat ke-8 se-Karesidenan Pati berdasarkan domisili korban.
Program ini menjadi langkah nyata Jasa Raharja dalam menghadirkan pendekatan keselamatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui pemberdayaan aparatur kecamatan, desa, hingga RW, edukasi keselamatan diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat terus disampaikan secara berkelanjutan kepada warga di lingkungan masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, Penanggung Jawab Pelayanan PT Jasa Raharja Cabang Pati, Cahya Primarta, SE.,MH, bersama Penanggung Jawab Kantor Pelayanan Jasa Raharja Jepara, Danang Adi Negoro, SE, memberikan sosialisasi keselamatan kepada aparatur pemerintah Kecamatan Dawe. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya perubahan perilaku berlalu lintas, peningkatan kepedulian terhadap risiko kecelakaan, serta peran aparatur wilayah dalam membangun budaya keselamatan di tengah masyarakat.
Sebanyak 70 aparatur kecamatan dan desa hingga tingkat RW diberdayakan menjadi Agen Keselamatan Transportasi. Para agen tersebut diharapkan dapat menjadi penggerak edukasi keselamatan, menyampaikan pesan tertib berlalu lintas kepada masyarakat, mengidentifikasi potensi risiko kecelakaan di lingkungan sekitar, serta menyusun program peningkatan keselamatan warga secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara Jasa Raharja, Kepolisian, Pemerintah Daerah, dan tokoh masyarakat dalam menciptakan perubahan perilaku berlalu lintas yang lebih aman dan berkeselamatan. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting karena keselamatan jalan tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tingkat I Pati, Krisnoadi Kusumo Nugroho, S.E., menyampaikan bahwa Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk hadir tidak hanya setelah kecelakaan terjadi, tetapi juga melalui langkah-langkah pencegahan yang terukur dan tepat sasaran.
“Jasa Raharja terus mendorong upaya preventif melalui edukasi keselamatan berbasis wilayah. Dengan melibatkan aparatur kecamatan, desa, hingga RW sebagai Agen Keselamatan Transportasi, kami berharap pesan keselamatan dapat tersampaikan lebih dekat kepada masyarakat dan mampu mendorong perubahan perilaku berlalu lintas yang lebih aman,” ujar Krisnoadi.
Ia menambahkan bahwa pemberdayaan aparatur wilayah menjadi strategi penting karena mereka memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat. Melalui komunikasi yang humanis dan berkelanjutan, pesan keselamatan dapat lebih mudah diterima, dipahami, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya Jasa Raharja dalam membangun kepercayaan publik melalui aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Edukasi keselamatan yang dilakukan secara proaktif menunjukkan bahwa Jasa Raharja tidak hanya menjalankan fungsi perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga ikut mengambil peran dalam mencegah terjadinya kecelakaan dan menekan fatalitas korban.
Melalui terbentuknya Agen Keselamatan Transportasi di Kecamatan Dawe, diharapkan budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh dari lingkungan terkecil. Setiap aparatur yang telah mendapatkan pembekalan diharapkan mampu menjadi teladan, pengingat, sekaligus penggerak keselamatan bagi warga di wilayahnya masing-masing.
Setiap langkah kecil dalam menjaga keselamatan merupakan kontribusi besar bagi terwujudnya lingkungan transportasi yang lebih aman. Melalui kolaborasi dan kepedulian bersama, Jasa Raharja Cabang Pati berharap Kecamatan Dawe dapat menjadi salah satu wilayah yang semakin sadar keselamatan, tertib berlalu lintas, dan mampu menekan risiko kecelakaan secara berkelanjutan.
