Rupiah Diprediksi Melemah di Tengah Sentimen Hawkish The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah di Tengah Sentimen Hawkish The Fed

Rupiah diprediksi melemah terhadap dolar AS seiring meningkatnya sentimen risk off di pasar global. Pernyataan hawkish dari sejumlah pejabat The Fed membuat investor menghindari aset berisiko dan memperkuat posisi dolar AS. Pada penutupan Kamis, rupiah turun 0,07 persen menjadi Rp16.728 per dolar AS.

Analis memproyeksikan pergerakan rupiah berada dalam rentang Rp16.650–Rp16.800 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Namun, peluang penguatan rupiah tetap terbuka apabila dolar AS melemah setelah berakhirnya government shutdown terlama dalam sejarah AS. Pasar kini menunggu rilis data ekonomi AS yang sempat tertunda dan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga The Fed.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga pada 10 Desember 2025 masih ada, sementara probabilitas penurunan suku bunga pada 28 Januari 2026 masih rendah. Sentimen ini akan sangat bergantung pada perkembangan data ekonomi AS dalam beberapa pekan ke depan.

Dikutip dari RRI.co.id