Jakarta — Banyak orang percaya bahwa minum air putih dalam jumlah banyak bisa membuat kulit lebih glowing dan sehat. Namun, menurut dr. Farisa Anggreana, Sp.D.V.E, spesialis dermatologi estetika dari RSUP Dr. Sardjito, klaim tersebut tidak sepenuhnya benar secara ilmiah.
Dalam siaran langsung di akun Instagram Kementerian Kesehatan RI, Kamis (6/11/2025), dr. Farisa menjelaskan bahwa kulit glowing bukan berarti harus putih, melainkan kulit yang sehat, lembab, dan terhidrasi dengan baik.
“Kulit glowing adalah kulit yang sehat, lembab, terhidrasi, tidak kusam, dan permukaannya rata. Warna kulit bisa apa saja—putih, sawo matang, atau cokelat—selama terjaga kesehatannya,” ujar dr. Farisa.
Ia menambahkan, kulit yang lembab dan tidak kering akan memantulkan cahaya secara alami, sehingga tampak bercahaya tanpa perlu terlihat seperti “glass skin”.
💧 Bagaimana Air Putih Bekerja pada Kulit
Saat kita minum air, cairan tersebut diserap tubuh dan mengalir hingga ke lapisan dermis kulit. Dari sana, lapisan epidermis mengambil air dan nutrisi untuk mempertahankan kelembapan dan fungsi pelindung alami kulit.
Kulit yang cukup terhidrasi akan lebih elastis, halus, dan tidak kusam. Namun, dr. Farisa menegaskan bahwa menambah konsumsi air melebihi kebutuhan harian tidak selalu membuat kulit lebih glowing secara signifikan.
“Efek hidrasi kulit juga dipengaruhi faktor lain seperti kelembapan udara, aktivitas fisik, dan kondisi tubuh,” jelasnya.
Air berperan penting dalam menjaga fungsi skin barrier dan mencegah kulit kering, tetapi hasilnya bisa berbeda-beda pada setiap orang.
🌿 Peran Perawatan Eksternal
Selain hidrasi dari dalam, perawatan kulit dari luar juga sangat penting. Penggunaan moisturizer membantu mengunci kelembapan di lapisan epidermis dan mencegah penguapan air. Sementara itu, perlindungan dari sinar UV berperan menjaga kolagen dan mencegah pigmentasi berlebih.
“Kombinasi hidrasi internal dan perawatan eksternal inilah yang paling efektif untuk mendapatkan kulit sehat dan bercahaya,” kata dr. Farisa.
Penelitian menunjukkan, orang yang minum air sesuai kebutuhan harian (sekitar 2 liter) dan menggunakan moisturizer memiliki hidrasi kulit yang lebih baik dibandingkan mereka yang hanya meningkatkan konsumsi air tanpa perawatan eksternal.
🧴 Kebutuhan Air Harian Menurut WHO
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi cairan sekitar 2 liter per hari atau setara 8–10 gelas air putih.
Namun, kebutuhan ini bisa berbeda tergantung pada aktivitas, suhu lingkungan, berat badan, dan kondisi kesehatan individu.
Bagi orang yang aktif berolahraga atau tinggal di iklim panas, kebutuhan cairan bisa meningkat hingga 2,5–3 liter per hari.
🌞 Kunci Kulit Sehat dan Glowing
Menurut dr. Farisa, kulit sehat dan glowing diperoleh dari keseimbangan antara hidrasi internal dan perawatan eksternal.
“Cukupi kebutuhan air harian sesuai kondisi tubuh, gunakan moisturizer, dan lindungi kulit dari sinar matahari. Kombinasi inilah kunci kulit sehat yang alami bercahaya,” ujarnya.
Minum air putih memang penting untuk kesehatan tubuh dan kulit, tetapi bukan satu-satunya faktor yang membuat kulit tampak glowing. Konsistensi dalam hidrasi, perawatan kulit, pola makan seimbang, dan gaya hidup sehat merupakan kunci utama menjaga kulit tetap segar dan bercahaya alami. Dikutip dari lifestyle.kompas.com
