Polres Wonosobo bersama sejumlah pemangku kepentingan melaksanakan kegiatan Kajian Moda Transportasi dan Kajian Penelitian serta Pendataan Akses Jalur Objek Wisata di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (7/5/2026) di Resort Pintu Langit, Wonosobo. Kegiatan ini merupakan langkah sinergis dalam memperkuat keselamatan, aksesibilitas, dan kepastian perlindungan bagi masyarakat maupun wisatawan di jalur wisata Wonosobo.
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai unsur terkait, mulai dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, pengelola transportasi publik, hingga PT Jasa Raharja. Hadir secara langsung Kepala Jasa Raharja Cabang Magelang, Bapak Nifar Siahaan, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem keselamatan dan perlindungan korban kecelakaan di kawasan wisata.
Dalam forum kajian tersebut, Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam memberikan santunan dan jaminan perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas, termasuk kecelakaan yang melibatkan moda transportasi wisata. Kehadiran Jasa Raharja menjadi bagian penting dalam memastikan adanya kepastian jaminan bagi masyarakat dan wisatawan yang menggunakan angkutan umum maupun moda transportasi wisata di Kabupaten Wonosobo.
Kajian ini juga menyoroti meningkatnya mobilitas wisata di Wonosobo yang ditopang oleh berkembangnya destinasi wisata baru, termasuk kawasan Dieng dan sejumlah kawasan wisata prioritas lainnya. Di sisi lain, tingginya aktivitas wisata juga menghadirkan tantangan keselamatan transportasi, terutama pada jalur dengan karakteristik topografi pegunungan dan tanjakan ekstrem.
Materi kajian yang dipaparkan menyebutkan bahwa moda transportasi wisata seperti jeep wisata terus berkembang, namun masih membutuhkan penataan operasional, standarisasi kendaraan, serta penguatan aspek keselamatan. Selain itu, kondisi geografis Wonosobo yang didominasi kawasan pegunungan dinilai memiliki risiko kecelakaan transportasi wisata yang perlu diantisipasi bersama.
Sementara itu, penguatan integrasi transportasi publik juga menjadi perhatian utama. Transportasi dinilai bukan hanya sebagai sarana mobilitas, tetapi juga penghubung aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata. Konektivitas antar moda, integrasi terminal, serta kemudahan akses menuju kawasan wisata menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan pariwisata yang aman dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan berbagai upaya pengawasan keselamatan transportasi yang telah dilakukan di Terminal Tipe A Mendolo, mulai dari rampcheck armada AKAP dan AKDP, pengawasan CCTV, pendataan kendaraan, hingga pemantauan kelaikan armada sebelum pemberangkatan. Langkah ini menjadi bagian dari sistem mitigasi risiko kecelakaan transportasi di wilayah Wonosobo.
Melalui kegiatan ini, seluruh pihak berharap terciptanya sistem transportasi wisata yang lebih aman, tertib, terintegrasi, serta memberikan rasa aman bagi wisatawan. Kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dan kepastian santunan kecelakaan, diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap keamanan transportasi wisata di Kabupaten Wonosobo
