Bekasi – Jasa Raharja dan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi terus melakukan transformasi digital guna meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Terbaru, jajaran Tim IT RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi menggelar diskusi teknis mendalam bersama Kepala Jasa Raharja Bekasi, Eko Prasetyo terkait implementasi integrasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dengan platform JR-Care.
Langkah strategis ini bertujuan untuk mempercepat proses penanganan pasien Korban Kecelakaan Lalu Lintas (KLL) melalui sinkronisasi data yang real-time dan transparan.
Dalam diskusi tersebut, fokus utama pembahasan adalah mengenai efisiensi alur administrasi. Melalui integrasi ini, proses verifikasi jaminan pasien tidak lagi dilakukan secara manual. Begitu data pasien diinput ke dalam SIMRS RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, sistem akan langsung terhubung dengan database Jasa Raharja untuk memastikan eligibilitas penjaminan.
Diskusi teknis ini juga mematangkan beberapa poin krusial, di antaranya:
• Standardisasi Data: Penyelarasan kode diagnosa ICD-10 dan katalog tindakan medis antara standar rumah sakit dengan ketentuan Jasa Raharja.
• E-Claim: Implementasi pengiriman berkas tagihan secara elektronik yang akan memangkas waktu tunggu pembayaran klaim dari pihak penjamin ke rumah sakit.
• Keamanan Data: Penggunaan protokol enkripsi HTTPS dan sistem otentikasi ganda untuk memastikan data rekam medis pasien tetap terlindungi sesuai UU Perlindungan Data Pribadi.
Integrasi ini diharapkan dapat mempercepat proses penagihan biaya perawatan, sehingga pihak rumah sakit dapat lebih fokus pada tindakan medis pasien.
Setelah diskusi teknis ini, kedua belah pihak dijadwalkan akan melakukan User Acceptance Test (UAT) atau uji coba sistem. Jika seluruh parameter teknis terpenuhi, sistem integrasi penuh dapat beroperasi secara resmi di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi.
